Pep Guardiola Kritik Kinerja Wasit dan VAR di Liga Inggris
Manajer Manchester City Pep Guardiola melayangkan kritik keras dengan menyatakan tidak pernah memercayai kinerja wasit maupun VAR selama sepuluh tahun berkarier di Inggris. Pernyataan tersebut disampaikan di tengah persaingan ketat perebutan takhta juara kompetisi domestik, sebagaimana dilansir dari Bola.
Kondisi ini terjadi saat Arsenal memimpin klasemen dengan keunggulan lima poin atas Manchester City, setelah memenangi laga kontra West Ham melalui keputusan VAR yang menganulir gol penyeimbang lawan. Arsenal telah bertanding satu kali lebih banyak dan berpeluang mengunci gelar juara jika memenangi laga sisa.
Guardiola mengingatkan para pemain Manchester City agar fokus pada performa sendiri tanpa mengharapkan bantuan dari keputusan ofisial pertandingan. Pelatih asal Spanyol tersebut mengklaim timnya kerap dirugikan oleh keputusan krusial wasit, berkaca dari hasil dua pertandingan final Piala FA terakhir.
"Kami kalah di final-final tersebut karena wasit tidak menjalankan tugas yang seharusnya mereka lakukan, bahkan VAR sekalipun. Jadi, kami harus tampil lebih baik," ujar Pep Guardiola, Manajer Manchester City.
Kekalahan dari Crystal Palace musim lalu menjadi salah satu sorotan utama karena penjaga gawang Dean Henderson tidak diusir wasit meski menyentuh bola di luar kotak penalti. Selain itu, dua klaim penalti Erling Haaland juga diabaikan saat menghadapi Manchester United pada laga final setahun sebelumnya.
"Bukan wasit atau VAR, saya tidak pernah memercayai apa pun sejak saya tiba di sini sekian lama yang lalu," imbuh Pep Guardiola, Manajer Manchester City.
Guardiola menilai sistem asisten video wasit tidak memberikan kepastian yang konsisten dalam setiap pertandingan sepak bola di Inggris. Mantan pelatih Barcelona itu menegaskan pentingnya evaluasi internal tim daripada bergantung pada faktor eksternal.
"Saya belajar bahwa Anda harus bermain lebih baik, menempatkan diri di posisi yang lebih baik, dan dengan begitu Anda hanya bisa menyalahkan diri sendiri," kata Pep Guardiola, Manajer Manchester City.
Kini Manchester City mengalihkan fokus sepenuhnya untuk menghadapi pertandingan krusial berikutnya melawan Crystal Palace yang akan dipimpin oleh wasit Stuart Attwell. Guardiola meminta anak asuhnya tetap menjaga konsentrasi demi mengamankan poin di sisa kompetisi.
"Karena VAR itu seperti lemparan koin. Anda harus melakukan yang terbaik untuk diri sendiri, fokus sepenuhnya pada laga melawan Palace. Ketika saya tiba di sini, setelah dari Barcelona dan Bayern Munich, saya hanya berkata, ‘Lakukan lebih baik, lakukan lebih baik.’ Hal-hal lain adalah tugas institusi pembuat aturan," tutur Pep Guardiola, Manajer Manchester City.
Arsenal saat ini menyisakan dua pertandingan terakhir di Liga Inggris melawan Burnley dan Crystal Palace. Kendati situasi perburuan gelar juara liga domestik musim ini tidak sepenuhnya berada di bawah kendali Manchester City, motivasi skuad dilaporkan tidak surut.
"Tentu saja ini tidak berada di tangan kami. Yang terpenting adalah laga melawan Palace dan kita lihat apa yang terjadi di pertandingan berikutnya. Saya belajar bahwa ketika Anda kehilangan fokus, Anda berada dalam situasi yang berbahaya," tegas Pep Guardiola, Manajer Manchester City.