7 Hal yang Bikin Mobil Boros Bensin
Published
·
9 Reads
Konsumsi bahan bakar pada mobil dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk salah satunya cara berkendara. Agar biaya operasional kendaraan tidak membengkak di tengah kenaikan harga, pengguna mobil harus menjaga efisiensi penggunaan BBM. Berikut ini adalah tujuh hal yang bikin mobil kamu boros bensin.
- Tekanan Ban Kurang — Tekanan ban yang kurang membuat mobil membutuhkan tenaga ekstra untuk bergerak, terutama dalam kondisi stop and go di tengah kemacetan jalan. Periksa tekanan ban secara berkala agar sesuai dengan rekomendasi pabrikan demi menjaga konsumsi bensin tetap optimal.
- Mobil Overload — Setiap mobil memiliki batas maksimal beban yang bisa diangkut, dan muatan yang over capacity dipastikan membuat mesin membutuhkan tenaga lebih besar sehingga boros bensin. Membatasi muatan agar tidak melampaui kemampuan mobil juga sangat penting untuk menjaga keamanan di jalan.
- Mengemudi Secara Agresif — Gaya berkendara yang agresif memicu pengemudi untuk selalu memacu kendaraan, sehingga mesin harus menambah suntikan BBM ke ruang bakar demi memenuhi kebutuhan tenaga. Komputer mesin bahkan dapat menganggap gaya berkendara ini sebagai karakter standar yang pada akhirnya membuat konsumsi bensin terus meningkat.
- Modifikasi Mobil — Penggantian komponen seperti velg berukuran lebih besar, ban dengan telapak lebih lebar, atau penambahan spoiler dapat meningkatkan bobot, downforce, dan beban kerja mesin. Modifikasi yang bertujuan membuat mesin lebih responsif serta penambahan aksesori yang memakan daya listrik justru menuntut tenaga tambahan dan meningkatkan konsumsi bensin.
- Tidak Isi Bensin Sesuai Rekomendasi — Menggunakan jenis BBM yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan sangat penting untuk menjaga kesempurnaan proses pembakaran di dalam mesin. Penggunaan bensin yang tidak sesuai kebutuhan dapat memicu terjadinya knocking, yang memaksa pengendara menginjak pedal gas lebih dalam sehingga konsumsi bahan bakar semakin boros.
- Lupa Ganti Oli Mesin — Terlambat mengganti oli dapat mengubah sifat kimia cairan tersebut dan menurunkan kemampuan pelumasannya secara drastis. Hal ini tidak hanya mengurangi usia pakai komponen, tetapi juga membuat mesin bekerja jauh lebih berat karena fungsi pelumasan yang sudah tidak optimal.
- Jarang Servis Berkala — Servis berkala di bengkel resmi sangat penting untuk memastikan performa mesin selalu berada dalam kondisi optimal. Melalui servis rutin, teknisi dapat mengecek kondisi mesin serta memastikan onderdil pendukung seperti filter dan komponen kaki-kaki mobil selalu prima tanpa masalah.
Follow publika.id on Google News
Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author