Astra Honda Motor Catat Kenaikan Penjualan Motor Ditengah Lonjakan BBM
PT Astra Honda Motor (AHM) mencatatkan peningkatan penjualan sepeda motor pada Mei hingga Juni 2026 di tengah penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang masih tinggi. Kenaikan minat konsumen terhadap kendaraan roda dua tersebut dipicu oleh tingginya kebutuhan mobilitas harian masyarakat, seperti dilansir dari Detik Oto.
Pabrikan asal Jepang ini berhasil memasarkan sekitar 400 ribu unit kendaraan kepada konsumen pada Mei 2026. Jumlah tersebut diprediksi kembali mengalami peningkatan sepanjang Juni 2026 walaupun rekapitulasi data belum dihimpun secara menyeluruh oleh pihak perusahaan.
Kondisi pasar nasional ini berbanding terbalik dengan catatan Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) yang menunjukkan penurunan total penjualan motor domestik dari 520 ribuan unit pada April menjadi 470 ribuan unit pada Mei 2026. Pihak AHM menegaskan bahwa fluktuasi harga bahan bakar nonsubsidi tidak mengurangi minat beli masyarakat terhadap produk mereka.
"Nggak lah, sekarang masih belum ada (dampaknya) lah," ujar Octavianus Dwi, Direktur Pemasaran PT AHM saat ditemui di Cikarang, Jawa Barat.
Faktor fungsionalitas dan efisiensi bahan bakar menjadi alasan utama sepeda motor tetap menjadi pilihan transportasi primer masyarakat. Karakteristik produk yang andal membuat kendaraan roda dua dinilai tetap ekonomis dalam menunjang aktivitas sehari-hari.
"Karena kan gini. Bagi konsumen itu kan kalau sepeda motor, terutama Honda ini kan cukup reliable dalam artian fuel efficient juga dapet, fungsional juga memenuhi kebutuhan mereka. Jadi kadang kala masih menjadi pilihan terbaik pada posisi sekarang," tutur Octavianus Dwi, Direktur Pemasaran PT AHM.
Permintaan pasar yang tetap tinggi ini dibuktikan melalui grafik penjualan perusahaan yang menunjukkan tren positif. Pihak manajemen menyatakan siap membuktikan kepuasan konsumen tersebut langsung di lapangan melalui data serapan unit yang terus bertumbuh.
"Boleh ditanyakan kepada konsumen (kenapa tetap membeli motor saat BBM naik), tetapi faktanya bahwa saat ini permintaannya terjadi. Bahkan, yang saya katakan tadi, ada peningkatan," kata Octavianus Dwi, Direktur Pemasaran PT AHM.
Hingga saat ini, nominal harga BBM nonsubsidi di Indonesia masih bertahan di angka yang lebih tinggi dibandingkan harga awal sebelum kenaikan pertama ditetapkan. Sementara itu, data resmi pergerakan pasar sepeda motor nasional untuk periode Juni 2026 dari AISI masih belum dirilis ke publik.