Penembakan di Sekolah Thailand Menewaskan Empat Orang
Aksi penembakan mematikan melanda Sekolah Debsirin Nonthaburi di Provinsi Nonthaburi, pinggiran Bangkok, Thailand, pada Jumat (7/8/2026) waktu setempat. Insiden brutal tersebut menewaskan sedikitnya empat orang serta menyebabkan sekitar 15 orang lainnya mengalami luka-luka, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Pelaku penembakan teridentifikasi sebagai salah satu siswa di sekolah menengah tersebut. Usai melancarkan aksinya melukai para guru dan rekan sesama siswa, pelaku dilaporkan tewas di lokasi kejadian akibat bunuh diri.
Menteri Pendidikan Thailand, Prasert Jantararuangtong, mengonfirmasi jumlah korban jiwa awal dalam peristiwa tragis ini. Pihaknya menyatakan bahwa sedikitnya empat orang, yang terdiri atas guru dan siswa, meninggal dunia dalam insiden bersenjata tersebut.
Kepolisian Thailand secara terpisah mengonfirmasi bahwa salah satu korban tewas adalah sang pelaku aksi penembakan. Komandan Kepolisian Provinsi Nonthaburi, Letnan Kolonel Dechrapee Kongdee, memastikan pelaku mengakhiri hidupnya sendiri usai penembakan dan mengonfirmasi adanya sejumlah siswa di antara para korban luka.
Aparat penegak hukum langsung mensterilkan dan mengamankan lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan mendalam mengenai kronologi serta motif penembakan. Sementara itu, tim penyelamat dari Yayasan Poh Teck Tung menyiagakan sejumlah ambulans guna mengevakuasi para korban luka ke rumah sakit terdekat, di tengah upaya para guru yang dengan sigap mengevakuasi para siswa menjauhi area terdampak.