Pencurian Peralatan Data Center AI Meningkat dengan Modus Ekstrem di California
Komplotan pencuri terorganisir kini mengincar peralatan bernilai tinggi untuk data center berbasis kecerdasan buatan (AI) dengan metode agresif di California, Amerika Serikat, seperti menabrakkan mobil ke kendaraan pengawal truk pengangkut.
Insiden ini terjadi dalam dua kasus terakhir yang melibatkan truk pengangkut peralatan AI dari Silicon Valley menuju California Selatan dengan pengawalan ketat, namun berhasil dipisahkan dari pengawasan dan hilang bersama muatannya.
Pengamat keamanan dan mantan detektif Los Angeles, Gerardo Pachuca, menjelaskan bahwa pelaku menabrak bagian belakang mobil pengawal dan melakukan manuver PIT hingga kendaraan pengawal lumpuh.
"Setelah mobil pengawal tak berdaya, truk bermuatan perangkat AI tersebut terus melaju dan menghilang tanpa pernah sampai ke lokasi tujuan," ujar Gerardo Pachuca. Hingga kini sopir truk dan peralatan yang diangkut belum ditemukan, menimbulkan dugaan keterlibatan internal pengemudi.
Laporan lembaga pelacak pencurian kargo, CargoNet, menyebutkan bahwa meski jumlah kasus pencurian kargo turun 26 persen, nilai barang yang dicuri justru meningkat lebih dari dua kali lipat.
Peralatan AI seperti chip canggih, server, switch optik, dan sistem pendingin memiliki nilai tinggi di pasar gelap. Pada Mei lalu, kepolisian California Selatan menyita kargo curian senilai USD 4 juta berupa peralatan pendingin data center buatan Deepcool AI.
Otoritas juga mengamankan delapan palet server switch untuk Meta senilai USD 550 ribu dan peralatan data center senilai USD 1 juta di Chicago.
Selain metode fisik, pencuri juga memanfaatkan celah sistem pemesanan kargo dengan teknik phishing dan pemalsuan identitas, mencuri akun email perusahaan truk atau menggunakan nomor registrasi angkutan ilegal.
Perusahaan logistik memperketat keamanan dengan memasang pelacak GPS pada barang, kamera pembaca plat nomor di lokasi muat, dan memindai lisensi pengemudi untuk meminimalisir risiko penipuan, sebagaimana dilansir dari Detik iNET yang mengutip Wired pada 18 Agustus 2026.