Pemerintah Prioritaskan Insentif Kendaraan Listrik Merek Nasional

Share

Kementerian Perindustrian menegaskan skema pemberian insentif kendaraan listrik mendatang bakal diprioritaskan bagi produk motor dan mobil listrik merek nasional. Kebijakan prioritas ini disiapkan seiring rencana peluncuran unit motor listrik nasional oleh Presiden Prabowo Subianto, sebagaimana dilansir dari Detik Finance.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan komitmen pemerintah untuk mengarahkan dukungan subsidi pada produk buatan dalam negeri usai menghadiri acara Business Forum dan Rakernas XXV HKI di Jakarta, Kamis (30/7/2026).

"Kita akan prioritaskan mobil-mobil dan motor listrik merek nasional," ujar Agus Gumiwang.

Skema detail pemberian insentif tersebut belum dirincikan lebih lanjut, termasuk kepastian apakah subsidi disalurkan langsung kepada pembeli perorangan atau diserahkan kepada produsen kendaraan listrik.

"Insentif mobil kan udah disampaikan oleh Pak Airlangga kan dalam statement-nya. Ikuti aja statement-nya," ujar Agus Gumiwang.

Langkah efisiensi penyaluran bantuan ini juga dikonfirmasi oleh Kementerian Keuangan yang memastikan insentif industri kendaraan bermotor berbasis baterai tetap berjalan dengan cakupan terbatas pada sejumlah produsen terpilih.

"Motor listrik masih ada insentif nanti, tapi dialihkan ke beberapa perusahaan tertentu," ujar Purbaya saat ditemui di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (21/7/2026) yang lalu.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa penetapan sasaran penerima insentif masih menunggu formula rekomendasi teknis dari kementerian teknis serta badan pengelola aset negara.

"Saya masih tunggu masukan dari Menperin dan dari Danantara. Karena dia yang diminta menentukan kemana subsidinya, untuk mobil juga kita tunggu masukan," beber Purbaya.

Sementara itu, Chief Technology Officer BPI Danantara Sigit Puji Santosa meminta publik menunggu pengumuman resmi dari Presiden Prabowo Subianto terkait momentum peluncuran motor listrik nasional tersebut.

"Pokoknya nanti akan diumumkan nanti tanggal 13 (Agustus). Nanti aja," beber Sigit di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (22/7/2026) yang lalu.

Pemerintah menugaskan PT Pindad untuk memfokuskan lini produksinya sebagai produsen mobil nasional, sedangkan manufaktur motor listrik nasional bakal ditangani oleh entitas perusahaan terpisah.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author