Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Dompu Capai 85 Persen

Share

Progres pembangunan fisik Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Jala, Kecamatan Hu'u, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, telah menembus 85 persen. Proyek bernilai lebih dari Rp21 miliar tersebut ditargetkan tuntas sepenuhnya sebelum 10 Agustus 2026.

Proyek terpadu pendukung aktivitas pesisir ini dikerjakan oleh PT Aulia Berlian Konstruksi melalui skema Multi Year Contract (MYC). Penyelesaian fisik tersebut mendapat perpanjangan waktu setelah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memberlakukan perubahan desain nasional.

Pelaksana Lapangan PT Aulia Berlian Konstruksi, Agus Darmawan, memastikan percepatan terus dilakukan pada sisa pengerjaan area lanskap, jalan lingkungan, dan bangunan utama.

"Progres fisik pembangunan per hari ini telah mencapai 85 persen dan ditargetkan rampung 100 persen sebelum 10 Agustus 2026," kata Pelaksana Lapangan PT Aulia Berlian Konstruksi, Agus Darmawan.

Ia memaparkan bahwa alokasi anggaran mencakup pekerjaan konstruksi serta pengadaan barang dan fasilitas pendukung perikanan. Pihaknya optimistis seluruh rangkaian pengerjaan kawasan dapat dituntaskan sesuai dengan target jadwal terbaru.

"Saat ini progres fisik sudah mencapai sekitar 85 persen dan kami fokus pada penyelesaian pekerjaan yang tersisa," ujar Pelaksana Lapangan PT Aulia Berlian Konstruksi, Agus Darmawan.

Selain penyesuaian desain dari KKP, pengerjaan di lapangan sempat terkendala gangguan keamanan, termasuk dugaan intimidasi pekerja dan pembobolan gudang material oleh pihak tak dikenal.

"Kami menghadapi gangguan keamanan, termasuk dugaan intimidasi terhadap pekerja dan pembobolan gudang penyimpanan material oleh orang tidak dikenal, sehingga pekerjaan sempat terhambat," kata Pelaksana Lapangan PT Aulia Berlian Konstruksi, Agus Darmawan.

Meskipun hambatan sempat terjadi, kontraktor tetap memprioritaskan keterlibatan warga lokal dan penggunaan material dari wilayah sekitar selama proses pelaksanaan.

"Sejak awal kami mengutamakan pemberdayaan masyarakat lokal, baik dalam penyediaan material maupun penyerapan tenaga kerja," ujar Pelaksana Lapangan PT Aulia Berlian Konstruksi, Agus Darmawan.

Kawasan terpadu KNMP Desa Jala dilengkapi infrastruktur pendukung mulai dari tanggul pelindung pantai, pabrik es, gudang beku, shelter pendaratan ikan, hingga kios perbekalan nelayan. Keberadaan pabrik es dan gudang beku diharapkan dapat mencegah nelayan menjual hasil tangkapan secara terburu-buru kepada tengkulak.

Fasilitas penunjang lain seperti balai pertemuan, kantor Koperasi Nelayan Merah Putih, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Biotech, serta shelter perbaikan alat tangkap juga dibangun untuk memangkas biaya operasional nelayan. KNMP Desa Jala menjadi satu-satunya usulan Kabupaten Dompu yang sudah memasuki tahap konstruksi fisik dari 35 lokasi tahap II se-Indonesia.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: dompu nelayan ntb pembangunan
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author