Pemain Timnas Spanyol Rayakan Juara Dunia Lewat Spanduk Sindiran
Para pemain tim nasional Spanyol merayakan gelar juara Piala Dunia 2026 dalam pawai bus terbuka di Madrid pada Senin (20/7/2026). Perayaan tersebut diwarnai aksi kocak Lamine Yamal dan Fabian Ruiz yang membentangkan spanduk pancingan terkait insiden keributan antara Pablo Gavi dan gelandang Argentina, Leandro Paredes. Aksi tersebut bermula ketika para pemain Spanyol melihat spanduk yang dibawa suporter di pinggir jalan saat bus melintas.
Spanduk itu awalnya memperlihatkan foto Keyne, adik Lamine Yamal yang berusia empat tahun. Para pemain kemudian meminta spanduk tersebut diangkat ke atas bus untuk dilihat lebih dekat. Ketika Fabian Ruiz membalikkan spanduk tersebut, terlihat tulisan bernada kelakar mengenai duel tinju imajiner antara dua pemain yang sempat berseteru di laga final.
Spanduk itu memuat tulisan "Velada del ano VII: Paredes vs Gavi" yang merujuk pada ajang pertarungan tinju buatan pembuat konten Ibai Llanos.
Momen tersebut disambut tawa oleh Fabian Ruiz dan Lamine Yamal. Yamal bahkan menghadap ke arah kamera sambil menunjuk spanduk tersebut untuk mencandai Gavi, menandakan bahwa perselisihan di lapangan hijau kini telah menjadi bahan gurauan di internal tim.
Insiden fisik antara Gavi dan Leandro Paredes sendiri terjadi pada menit-menit akhir laga final usai pelanggaran keras Nahuel Molina terhadap Rodri. Paredes sempat menendang Eric Garcia hingga terjatuh sebelum akhirnya ditarik dan didorong oleh Gavi di tengah kericuhan antar pemain. Timnas Spanyol memastikan gelar juara dunia kedua mereka setelah mengalahkan Argentina dengan skor 1-0 melalui gol tunggal Ferran Torres pada menit ke-106 babak perpanjangan waktu. Sebelum menggelar parade bus keliling kota, rombongan tim sempat diterima oleh Raja Felipe VI di Istana La Zarzuela serta Perdana Menteri Pedro Sanchez di Istana La Moncloa.