Pelatih AZ Cadangkan Tiga Pilar Penting Saat Hadapi PSV
Pelatih AZ Alkmaar Leeroy Echteld mengambil keputusan strategis dengan mencadangkan tiga pemain utamanya, Kees Smit, Dani de Wit, dan Troy Parrott, saat berlaga melawan PSV Eindhoven pada ajang Johan Cruyff Shield, Minggu (2/8/2026). Langkah tersebut diambil akibat kombinasi kendala kebugaran fisik pemain muda serta dinamika bursa transfer musim panas yang sedang berlangsung di tubuh tim. Gelandang muda Kees Smit tidak diturunkan sebagai starter akibat kondisi fisiknya yang dinilai belum optimal setelah melewati masa persiapan pra-musim.
Echteld menegaskan enggan mengambil risiko besar dengan memaksakan sang gelandang bermain sejak awal pertandingan di area tengah.
"Kees merasa pada saat terakhir tidak dalam kondisi seratus persen fit, oleh karena itu kami memilih opsi ini. Bisa saja berbeda, tapi jika memakai dua gelandang menyerang, risiko terlalu besar, terutama dengan kehadiran Weslley Patati," kata Leeroy Echteld, Pelatih AZ Alkmaar. Pihak manajemen pelatih lebih memilih memasang duet Peer Koopmeiners dan Dave Kwakman di lini tengah untuk mengimbangi permainan lawan.
"Dia sayangnya tidak sepenuhnya fit," ujar Leeroy Echteld, Pelatih AZ Alkmaar. Mengenai rumor kepindahan sang gelandang muda yang berhembus kencang, pihak tim memastikan statusnya masih terikat kontrak resmi.
"Saya berharap dia tetap di sini, sehingga tahun depan dia bisa pergi. Soal yang lain, itu urusan klub, saya tidak akan membicarakannya," kata Leeroy Echteld, Pelatih AZ Alkmaar. Selain masalah kebugaran, kebijakan rotasi pemain turut dipengaruhi keinginan Dani de Wit dan Troy Parrott yang secara terbuka ingin mencari klub baru. "Mereka adalah pemain yang ingin melangkah ke tingkat berikutnya, jadi saya memilih pemain yang ingin tetap bertahan," ujar Leeroy Echteld, Pelatih AZ Alkmaar.
Pertandingan pembuka musim ini juga diwarnai sorotan terhadap mantan gelandang AZ, Sven Mijnans, yang baru saja menyeberang ke kubu PSV.
Kapten AZ Alkmaar memberikan tanggapannya mengenai kepindahan mantan rekan setimnya tersebut yang langsung tampil membela klub baru. "Dia telah memberikan banyak kontribusi untuk kami," kata Peer Koopmeiners, Kapten AZ Alkmaar. Pihak pemain AZ memahami keputusan personal yang diambil oleh Mijnans untuk melanjutkan kariernya bersama tim rival.
"Dia ingin mengambil langkah ini dan kami semua mendukungnya. Tentu akan terasa aneh bertanding melawan dia," ujar Peer Koopmeiners, Kapten AZ Alkmaar.
Di sudut lain, pelatih PSV Peter Bosz memberikan kejutan dengan menurunkan pemain 18 tahun Amir Bouhamdi sebagai starter di posisi sayap kiri. Bosz turut mengomentari dinamika pergerakan pemain yang masih berpotensi terjadi hingga penutupan bursa transfer mendatang.
"Mit welk gevoel je aan het seizoen gaat beginnen wordt zondag bepaald," ujar Peter Bosz, Pelatih PSV Eindhoven. Manajemen tim PSV memastikan akan memantau perkembangan bursa transfer sampai batas waktu resmi berakhir.
"Kami harus bersabar karena pasar transfer masih terbuka sampai 2 September," ujar Peter Bosz, Pelatih PSV Eindhoven. Guna memperkuat kepemimpinan tim, PSV menunjuk Mauro Junior sebagai kapten baru untuk mengarungi kompetisi musim 2026/2027. "Vergis je niet, Mauro is niet introvert, verre van zelfs," ujar Peter Bosz, Pelatih PSV Eindhoven.
Pelatih PSV menilai pemain bertaraf internasional tersebut memiliki pengaruh karakter yang sangat kuat bagi rekan-rekannya.
"Het is een heel uitgesproken jongen die zich laat gelden in de kleedkamer," ujar Peter Bosz, Pelatih PSV Eindhoven. Laga ini juga menerapkan regulasi baru KNVB terkait durasi lima detik untuk lemparan kedalam dan batasan waktu pergantian pemain maksimal 10 detik.