Pelanggan Temukan Anak Kecoak dalam Minuman Susu Kedelai di Singapura

Share

Seorang pelanggan bernama Ruley Rhonda Tay menemukan seekor anak kecoak di dasar cangkir susu kedelai yang dibeli dari restoran Alley Wei di Tampines Mall, Singapura, pada 20 Juli 2026 sekitar pukul 14.40 waktu setempat, seperti dilansir dari Detik Food.

Tay membelikan tiga cangkir minuman tersebut untuk dirinya dan orang tuanya. Kebiasaan Tay membuka tutup cangkir sebelum minum membuatnya mendapati bangkai serangga tersebut, sementara orang tuanya telah menghabiskan minuman mereka tanpa membuka tutupnya terlebih dahulu.

Keluarga tersebut kemudian mendatangi kembali restoran Alley Wei pada pukul 17.50 untuk melayangkan komplain. Pihak kasir telah meminta maaf dan mengulang penawaran ganti rugi berupa pengembalian uang serta minuman baru sebanyak empat kali, namun Tay menolaknya.

Insiden ini berlanjut ke ranah publik setelah Tay mengunggah keluhannya ke media sosial Facebook dan melaporkan kejadian ini ke Badan Pangan Singapura (SFA). Tay dan orang tuanya juga memberikan tenggat waktu 24 jam kepada pihak restoran untuk menyampaikan permintaan maaf secara terbuka di media sosial.

Akibat kejadian tersebut, Tay mengaku ia dan orang tuanya mengalami mual dan muntah selama empat hari berturut-turut karena rasa jijik dan trauma membayangkan potensi mengonsumsi serangga tersebut.

Di sisi lain, juru bicara pihak restoran Alley Wei menjelaskan bahwa minuman tersebut dibeli untuk dibawa pulang dan baru dikembalikan tiga jam setelahnya. Pihak manajemen menyatakan tidak dapat memastikan asal serangga tersebut, sembari menegaskan bahwa restoran secara rutin melakukan pembersihan dan pengendalian hama.

Pihak restoran mengonfirmasi telah menghubungi pelanggan secara pribadi untuk mendiskusikan masalah tersebut sebelum akhirnya diunggah ke media sosial.

"Mengingat pelanggan telah memilih untuk mempublikasikan masalah ini, meskipun kami telah berupaya menyelesaikannya secara pribadi, rekomendasi kami adalah membiarkan situasi mereda secara alami kecuali ada perkembangan lebih lanjut yang memerlukan perhatian kami," kata pihak restoran.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author