Pedri Pecahkan Rekor Lionel Messi Saat Barcelona Tumbangkan Osasuna

Share

Barcelona kembali menorehkan catatan bersejarah dalam upaya mereka mengamankan gelar juara La Liga musim 2025/2026. Gelandang muda Blaugrana, Pedri, sukses mencatatkan pencapaian spesial yang mengukuhkan namanya dalam sejarah klub.

Momen emas tersebut tercipta ketika Barcelona membawa pulang tiga poin setelah menumbangkan Osasuna dengan skor 2-1 di Stadion El Sadar. Seperti dilansir dari Bola, kemenangan ini membuat posisi Barcelona kian kokoh di puncak klasemen sekaligus mendekatkan mereka ke tangga juara.

Pedri kembali membuktikan peran krusialnya di lini tengah sepanjang pertandingan berlangsung. Konsistensi performa sang pemain menjadikannya sosok yang tidak tergantikan dalam strategi taktis yang diterapkan oleh pelatih Hansi Flick.

Pertandingan melawan Osasuna menjadi penampilan ke-200 Pedri sebagai starter bersama Barcelona. Ia berhasil mencapai angka prestisius ini pada usia 23 tahun 159 hari.

Pencapaian tersebut resmi melewati rekor legendaris milik Lionel Messi yang sebelumnya mengemas 200 starter pada usia 23 tahun 227 hari. Selain Messi, statistik Pedri juga melampaui catatan masa muda mantan gelandang ikonik Barcelona, Xavi Hernandez.

Catatan impresif ini menjadi bukti nyata dari pertumbuhan kilat serta konsistensi tinggi yang ditunjukkan sang gelandang semenjak pertama kali menembus skuad utama tim Catalonia tersebut.

Statistik Impresif dan Target 100 Poin

Di bawah kendali taktis Hansi Flick, peran Pedri menjadi motor penggerak utama dalam mengalirkan bola dan menghubungkan antar lini permainan. Kehadirannya tetap menjadi pilar inti kendati lini tengah Barcelona juga dihuni oleh talenta muda berbakat lainnya seperti Gavi.

Sepanjang musim ini berjalan, pemain timnas Spanyol tersebut telah diturunkan dalam 26 pertandingan La Liga dengan kontribusi berupa dua gol serta delapan assist. Berkat performa kolektif ini, Barcelona kini memimpin perburuan gelar dengan keunggulan 11 poin di puncak klasemen dan menyisakan empat pertandingan saja.

Selain mengincar trofi juara kompetisi domestik, Barcelona kini juga membidik target prestisius untuk mengumpulkan total 100 poin dalam satu musim. Guna merealisasikan target besar itu, Barcelona harus menyapu bersih sisa laga penting, termasuk partai akbar El Clasico melawan Real Madrid.

Tiga pertandingan sisa lainnya yang akan dihadapi oleh skuad asuhan Hansi Flick meliputi laga kontra Deportivo Alaves, Real Betis, dan Valencia. Jika konsistensi permainan mampu dipertahankan hingga laga pamungkas, Barcelona berpeluang menyamai rekor 100 poin yang pernah ditorehkan oleh skuad Barcelona era Tito Vilanova serta Real Madrid saat ditangani Jose Mourinho.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author