Paulo Dybala Isyaratkan Laga Kontra Lazio Jadi Penampilan Terakhir di Olimpico
Masa depan penyerang asal Argentina, Paulo Dybala, di AS Roma kini tengah memicu spekulasi hangat. Mantan pemain Juventus tersebut mengirimkan pesan jelas bahwa pertandingan melawan Lazio dalam Derby della Capitale akhir pekan ini akan menjadi laga pamungkasnya di Stadion Olimpico.
Sejumlah media di Italia menginterpretasikan pesan tersebut sebagai sebuah gertakan. Langkah ini dinilai sebagai upaya untuk menekan manajemen Serigala Ibukota agar segera memberikan kejelasan terkait perpanjangan masa baktinya.
Seperti dikutip dari Bola, jurnalis transfer Nico Schira memberikan pembaruan mengenai situasi ini. Ia melaporkan bahwa Dybala sebenarnya bersedia menandatangani perpanjangan kontrak hingga tahun 2027 mendatang, meski harus menerima pemotongan gaji yang sangat drastis.
Pihak manajemen AS Roma dikabarkan hanya menyodorkan penawaran upah sebesar 2,5 juta euro per musim, yang ditambah dengan sejumlah bonus. Nilai ini menurun tajam dibandingkan pendapatan Dybala saat ini yang mencapai 8 juta euro per musim ditambah bonus 1 juta euro, atau setara penurunan sekitar Rp113,3 miliar.
Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini, secara terbuka menyatakan keinginannya untuk mempertahankan sang pemain untuk musim depan. Ungkapan ini menjadi desakan tidak langsung kepada pihak manajemen yang hingga kini belum menyodorkan kesepakatan baru.
"Dybala mengatakan sesuatu yang spesifik: dia mengatakan itu bisa jadi pertandingan terakhirnya. Ini adalah sesuatu antara pemilik dan pemain. Saya akan senang jika dia kembali tahun depan," Gasperini menuturkan.
"I melihatnya bermain bagus, tetapi sayangnya dia absen selama tiga bulan karena cedera. Dybala tidak hanya memiliki teknik, dia memiliki serat otot yang unik. Di akhir pertandingan dia masih bugar dan melakukan permainan berkualitas," tambahnya.
Di sisi lain, jurnalis Italia Matteo Moretto melaporkan adanya pergerakan dari klub luar Eropa. Pihak yang dekat dengan sang penyerang terus menjalin komunikasi intensif dengan klub asal Argentina, Boca Juniors.
Klub raksasa Argentina tersebut dilaporkan sudah bergerak selama beberapa bulan terakhir demi memulangkan sang penyerang. Upaya ini juga mendapat dorongan dari Leandro Paredes yang mengajak kompatriotnya itu untuk kembali berduet di kompetisi domestik mereka.