Pau Cubarsi Raih Penghargaan Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026
Bek tim nasional Spanyol Pau Cubarsi resmi dinobatkan sebagai pemenang FIFA Young Player Award dalam turnamen Piala Dunia 2026 yang berakhir pada Minggu, 19 Juli 2026.
Gelar individu tersebut melengkapi keberhasilan La Roja yang sukses merengkuh trofi juara setelah menumbangkan Argentina dengan skor tipis 1-0 di partai final.
Berdasarkan laporan usatoday.com, keberhasilan Spanyol menjadi juara dunia untuk kedua kalinya membuat mereka berhak membawa pulang hadiah uang sebesar 50 juta dolar AS beserta cincin kejuaraan.
Selain kesuksesan tim, para pemain Spanyol juga mendominasi penghargaan individu termasuk trofi pemain muda terbaik yang diraih oleh Cubarsi yang baru menginjak usia 19 tahun.
Untuk memenuhi syarat penghargaan inovatif yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 2006 ini, seorang pemain harus berusia di bawah 21 tahun pada awal tahun 2026.
Cubarsi menjadi kandidat ideal setelah tampil dalam delapan pertandingan untuk Spanyol sepanjang turnamen, sekaligus bergabung dengan Lamine Yamal sebagai dua remaja dalam skuad Spanyol dari total lima remaja yang pernah menjuarai Piala Dunia sepanjang sejarah.
Sebelum Cubarsi memenangkannya, penghargaan ini sebelumnya pernah diraih oleh beberapa pemain ternama dari berbagai generasi seperti Lukas Podolski, Thomas Muller, Paul Pogba, Kylian Mbappe, dan Enzo Fernandez.
Sebelum turnamen memasuki babak semifinal, bursa taruhan mengenai pemenang penghargaan pemain muda terbaik sempat dinilai tidak menentu oleh para pengamat sepak bola.
Dilansir dari sports.yahoo.com, analis Drew Dinsick dan Jay Croucher sempat mendiskusikan dinamika pasar taruhan di mana Lamine Yamal awalnya menjadi favorit utama meskipun dinilai belum menunjukkan performa yang menonjol akibat riwayat cedera hamstring.
Dalam diskusi pra-semifinal tersebut, Croucher sempat menyoroti prediksi persaingan antara para pemain muda Spanyol dan opsi lain dari tim nasional Prancis.
"Piala Dunia adalah turnamen besar pertama yang kami ikuti bersama sebagai bagian dari susunan pemai…" ujar Pau Cubarsi, Bek Tim Nasional Spanyol dalam wawancara terpisah bersama stasiun TV3 yang dikutip Mundo Deportivo.
Kemitraan kokoh antara Cubarsi dan bek senior Athletic Bilbao berusia 32 tahun, Emerick Laporte, pada akhirnya terbukti menjadi kunci pertahanan aman pertahanan Spanyol hingga sukses mengangkat trofi di laga pamungkas.