Pau Cubarsi Raih Penghargaan Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026

Share

Bek tengah tim nasional Spanyol, Pau Cubarsi, resmi memenangkan penghargaan FIFA Young Player Award dalam turnamen Piala Dunia 2026 yang berakhir pada Minggu, 19 Juli 2026 di Stadion New York New Jersey.

Pemain belakang berusia 19 tahun tersebut menjadi pilar utama lini pertahanan Spanyol yang sukses memecahkan rekor sejarah Piala Dunia dengan catatan enam kali tanpa kebobolan secara beruntun di sepanjang kompetisi.

Dilansir dari foxsports.com, ketangguhan Cubarsi bersama lini belakang La Roja berhasil meredam pergerakan Lionel Messi dan tim nasional Argentina pada laga final, yang sekaligus membawa Spanyol merengkuh gelar juara dunia untuk kedua kalinya lewat kemenangan tipis 1-0.

Cubarsi menorehkan statistik performa yang impresif dengan mencatat akurasi umpan mencapai 99 persen dalam beberapa pertandingan, serta berkontribusi langsung dalam lima laga tanpa kebobolan secara berturut-turut.

Pemain didikan akademi La Masia ini tampil solid di lini pertahanan bersama rekan setimnya di Barcelona, Lamine Yamal, yang menjadi motor serangan utama dalam produktivitas gol Spanyol.

Sebelum kesuksesan ini, Cubarsi telah mengemas 20 penampilan bersama timnas senior Spanyol, membantu tim U-23 memenangkan Olimpiade Musim Panas 2024, serta mencatatkan 128 pertandingan di semua kompetisi bersama Barcelona untuk meraih dua gelar La Liga berturut-turut.

Penghargaan pemain muda terbaik ini pertama kali diberikan kepada legenda Brasil, Pele, pada turnamen tahun 1958, dan Cubarsi kini bersanding dengan deretan nama besar lain seperti Enzo Fernandez (2022) serta Kylian Mbappe (2018).

Daftar Pemenang FIFA Young Player Award
World Cup FIFA Young Player Country Age Position
1958 Sweden Pelé Brazil 17 FW
1962 Chile Flórián Albert Hungary 20 FW
1966 England Franz Beckenbauer West Germany 20 DF
1970 Mexico Teófilo Cubillas Italy 21 MF
1974 West Germany Władysław Żmuda Poland 20 DF
1978 Argentina Antonio Cabrini Italy 20 DF
1982 Spain Manuel Amoros France 21 DF
1986 Mexico Enzo Scifo Belgium 20 MF
1990 Italy Robert Prosinečki Yugoslavia 21 MF
1994 USA Marc Overmars Netherlands 20 FW
1998 France Michael Owen England 18 FW
2002 South Korea/Japan Landon Donovan USA 20 FW
2006 Germany Lukas Podolski Germany 21 FW
2010 South Africa Thomas Müller Germany 20 FW
2014 Brazil Paul Pogba France 21 MF
2018 Russia Kylian Mbappé France 19 FW
2022 Qatar Enzo Fernández Argentina 21 MF
2026 USA/Canada/Mexico Pau Cubarsí Spain 19 DF

Menurut laporan cryptobriefing.com, lonjakan popularitas Cubarsi di atas lapangan hijau turut memicu peningkatan aktivitas perdagangan aset digital olahraga pada infrastruktur blockchain Chiliz yang menaungi token penggemar klub-klub besar sepak bola.

Selain token penggemar, performa gemilang Cubarsi mempercepat kehadirannya dalam ekosistem koleksi digital, termasuk kartu perdagangan NFT resmi yang dirilis oleh Panini serta platform sepak bola fantasi berbasis Ethereum, Sorare.

Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini menjadi edisi pertama yang menggunakan format 48 tim dengan catatan rekor jumlah penonton global yang lebih besar dari edisi sebelumnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author