Kementerian ESDM Pastikan Pasokan Listrik Sumatera Kembali Normal 100 Persen

Share

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral memastikan pasokan listrik di seluruh wilayah Sumatera telah kembali normal 100 persen, Senin (25/5/2026). Pemulihan total dilakukan setelah sistem kelistrikan sempat terganggu akibat kerusakan jaringan transmisi.

Gangguan massal atau blackout tersebut dipicu oleh sambaran petir pada salah satu jaringan transmisi listrik yang berlokasi di Merangin. Dilansir dari Detik Finance, insiden ini merusak stabilitas sistem kelistrikan yang menghubungkan wilayah bagian selatan dan utara.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot Tanjung, memberikan penjelasan mengenai dampak gangguan teknis di Merangin tersebut saat berada di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

"Itu kan ada kesambar petir di Merangin. Dengan ada kesambar petir tersebut, itu kan berdampak terhadap kestabilan sistem. Jadi, kalau kita lihat dari kejadiannya sendiri, ini secara teknis itu kan untuk daya yang ada di Sumatera bagian Utara, ini kan relatif itu lebih banyak juga dialirkan dari Selatan. Pada saat itu ada kejadian, sehingga seluruh sistem itu terjadi blackout," ungkap Yuliot, Wakil Menteri ESDM.

Proses pemulihan sistem kelistrikan dilakukan oleh PT PLN (Persero) secara bertahap pada berbagai jenis infrastruktur. Langkah ini mencakup pengaktifan kembali Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD), Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), geothermal, hingga gas.

"Secara teknis, PLTU memerlukan waktu sekitar 12 jam. Dan itu kita lakukan, kami dari Kementerian ESDM menurunkan tim ke lapangan untuk ngecek. Itu alhamdulillah dalam jangka waktu, ya ini sesuai dengan apa yang kita koordinasikan dengan PLN itu bisa full 100%," jelas Yuliot, Wakil Menteri ESDM.

Guna mengantisipasi kejadian serupa, Kementerian ESDM telah menginstruksikan PT PLN (Persero) untuk segera membenahi sistem. PLN diminta memasang arde di area rawan gangguan serta menjaga keseimbangan pasokan listrik antardaerah agar pemulihan tidak memakan waktu lama.

"Itu jangan terlalu banyak, jadi daerah-daerah mengalirkan listriknya dari daerah yang cukup jauh, ya seperti dari Selatan ke Utara. Jadi, justru memerlukan waktu yang cukup lama untuk pemulihan. Jadi, untuk ke depan, itu ya kita evaluasi untuk segala perbaikan yang dilakukan. Sudah 100% (pulih)," pungkas Yuliot, Wakil Menteri ESDM.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: esdm listrik sumatera PLN
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author