Pas Band Ungkap Arah Musik Pasca Kepergian Trisno
Drummer Pas Band, Sandy, mengungkapkan ketidakpastian arah musik grup alternative rock asal Bandung tersebut pascameninggalnya sang bassist legendaris, Trisno, saat ditemui media di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (4/8/2026) dilansir dari Detikcom.
Sandy menjelaskan bahwa karakter musik Pas Band selalu bergerak dinamis dan sangat bergantung pada kondisi emosional para personelnya dalam setiap pembuatan album.
"Gak tahu. Kalau akan seperti apa kita gak tahu, karena ada Trisno aja kita selalu berubah-rubah. Dari album pertama sampai keempat selalu berubah," ujar Sandy, Drummer Pas Band.
Kondisi emosional yang memengaruhi arah musik Pas Band juga pernah terjadi saat mantan personel mereka, Richard, memutuskan keluar dari grup.
"Pas Richard keluar, kita bikin Kesepian Kita. Itu mellow romantis, tapi bikin fans Pas Band jadi melebar. Pas Band itu adalah band yang karyanya sesuai dengan apa yang dirasain saat itu," jelas Sandy, Drummer Pas Band.
Lagu hits tersebut diakui menjadi sarana bagi para personel untuk mengekspresikan dinamika emosi akibat perpisahan dengan anggota yang sudah dianggap seperti keluarga.
"Richard keluar, kami tuh sedih, marah, berontak. 'Ngapain sih lu keluar?'. Gue marah karena lu keluar, tapi gue sedih karena di Pas Band itu lu bukan personil, lu adalah keluarga. Makanya liriknya, 'Ingatlah kawan kita pernah saling memimpikan…'," kenang Sandy, Drummer Pas Band.
Menanggapi potensi lahirnya karya baru atau tribute khusus untuk mendiang Trisno, pihak band memilih untuk tidak terburu-buru dan membiarkan proses kreatif berjalan secara alami.
"Nah! Di hari-hari terakhir ini memang kita ngerasain kehilangan yang luar biasa. Udah ada di kepala, 'Oh, mau bikin ini, mau bikin ini.'
Tapi ntar dulu deh, kita tulisnya nanti aja. Kita realisasikannya nanti aja," tutur Sandy, Drummer Pas Band.
Proses penyembuhan duka atas kepergian Trisno menjadi fokus utama para personel sebelum merealisasikan ide-ide musik yang ada di pikiran mereka.
"Ini adalah kehilangan paling besar yang terjadi di Pas Band. Kalau nantinya akan jadi sebuah karya, biarlah ini mengalir sesuai izin Allah," tutur Sandy, Drummer Pas Band.