Pas Band Kembali Manggung Setelah Meninggalnya Bassist Trisno
Grup musik rock legendaris asal Bandung, Pas Band, dipastikan kembali tampil di panggung pada 8 Agustus 2026 mendatang setelah berduka atas wafatnya sang pemain bass, Trisno. Kepastian jadwal tersebut disampaikan langsung oleh sang drummer, Sandy, di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (4/8/2026), dilansir dari Detikcom.
Sandy mengungkapkan rasa ikhlasnya atas kepergian sang sahabat. Ia menilai seluruh peristiwa yang terjadi di dunia sudah menjadi kehendak Sang Pencipta.
"Saya sangat meyakini sebenarnya apa yang terjadi di dunia ini, apapun itu, daun jatuh dari pohon pun udah izin Allah. Allah semua yang atur," ujar Sandy.
Dalam kesempatan tersebut, Sandy menceritakan kenangannya saat harus bergegas dari Jakarta menuju prosesi pemakaman Trisno di tengah kesibukan jadwal kerjanya.
"H-1 saya full seharian ng-MC. Pas Trisno meninggal, saya lagi di Jakarta. Makanya saya baru datang pas pemakaman. Saya turun ke liang lahat, saya bersama Bengbeng memakamkan di sana," kenang Sandy.
Meskipun tengah diselimuti duka mendalam, grup musik ini tetap melangkah secara profesional dengan melanjutkan jadwal penampilan yang telah teragenda satu minggu pascabertakziah.
"Memang gak ada kegiatan manggung (saat Trisno wafat). Yang paling dekat kan tanggal 8, jadi seminggu setelahnya baru kita manggung. Alhamdulillah semuanya lancar," tutur Sandy.
Terkait kekosongan posisi bass, beberapa nama musisi mulai muncul dalam bursa calon pengisi posisi tersebut. Salah satu musisi ternama yang dipertimbangkan adalah Bondan Prakoso.
"Ada beberapa nama di kepala kita. Kayak misalnya Bondan Prakoso. Bondan itu kan salah satu orang yang mengidolakan sound-nya Trisno, karya-karya Trisno. Dan Bondan juga bisa dibilang modern bassist," beber Sandy.
Banyak penggemar yang turut memberikan masukan nama bassist baru. Meski demikian, para personel Pas Band memutuskan untuk tidak terburu-buru mengambil keputusan permanen karena masih dalam masa berduka.
"Banyak fans bilang, 'Ini aja nih, ini aja nih!'. Terus kita jawab, maaf, kami sedang berduka. Jadi pemikirannya belum kita pikirin dulu sampai ke sana," tegas Sandy.
Para personel yang tersisa kini memilih berfokus pada pemulihan kondisi mental internal grup.
"Kita akan recover dulu dan menyiapkan penampilan kita yang dalam waktu dekat ini aja dulu," tutur Sandy.