Panitia Mandiri Jogja Marathon 2026 Perketat Pengawasan Peserta

Share

Penyelenggara Mandiri Jogja Marathon 2026 berjanji akan memperkuat prosedur dan sistem pengawasan perlombaan setelah munculnya sorotan publik mengenai keberadaan pihak tanpa nomor dada resmi di area lintasan pada Minggu, 21 Juni 2026.

Langkah evaluasi ini diambil setelah panitia menerima berbagai masukan dari para peserta maupun masyarakat terkait insiden di lapangan tersebut. Dilansir dari Liputan6.com, pihak penyelenggara menyatakan bahwa situasi tersebut kini telah diselesaikan melalui jalur musyawarah dengan pihak terkait.

Pernyataan resmi yang diunggah melalui akun Instagram @mandiri_jogmar menegaskan komitmen panitia untuk meningkatkan kualitas kejuaraan di masa depan demi kenyamanan bersama.

"Kami mendengar dan memahami perhatian serta masukan yang muncul terkait adanya pihak yang berada di area perlombaan tanpa menggunakan BIB resmi. Komunikasi dan tindak lanjut dengan pihak-pihak terkait telah dilakukan, dan situasi tersebut telah diselesaikan secara musyawarah," tulis penyelenggara Mandiri Jogja Marathon 2026.

Pihak panitia mengarahkan fokus perbaikan pada penguatan regulasi demi menjamin ketertiban, keamanan, dan kenyamanan seluruh pelari. Selain mengevaluasi kekurangan yang terjadi, penyelenggara turut menyampaikan apresiasi kepada pelari, komunitas, relawan, dan masyarakat yang menyukseskan acara.

"Izinkan kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah berkontribusi yaitu seluruh pelari, komunitas, masyarakat, tim penyelenggara dan relawan yang telah bekerja keras serta menjalankan perannya dengan penuh dedikasi," tulis panitia.

Pihak penyelenggara juga mengakui adanya kekurangan dalam pelaksanaan ajang tahunan ini dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.

"Kami percaya bahwa setiap penyelenggaraan selalu menyisakan ruang untuk belajar dan berbenah. Oleh karena itu, kami mohon maaf atas kekurangan yang ada selama penyelenggaraan."

Panitia berharap hal-hal baik dan pengalaman berkesan selama perlombaan dapat terus diingat oleh para peserta.

"Semoga energi positif, dan berbagai kenangan indah yang tercipta selama penyelenggaraan tetap menjadi hal yang paling diingat dari perjalanan Mandiri Jogja Marathon 2026," demikian pernyataan penutup dalam unggahan tersebut.

Isu mengenai pelari tanpa nomor dada ini sebelumnya sempat menjadi pembahasan hangat di kalangan komunitas lari sesaat setelah gelaran Mandiri Jogja Marathon 2026 usai dilaksanakan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author