Oscar Bobb Bawa Timnas Norwegia ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Share

Pemain sayap Fulham Oscar Bobb menjadi sosok krusial dalam kesuksesan bersejarah timnas Norwegia menembus babak perempat final Piala Dunia FIFA 2026 lewat kreativitas permainan yang ia tunjukkan di atas lapangan.

Dilansir dari laporan sports.yahoo.com pada Sabtu, 11 Juli 2026, pesepak bola muda berbakat ini berhasil bangkit menjadi bintang baru setelah sebelumnya sempat mengatasi berbagai hambatan besar saat masih berusia remaja.

Karier profesionalnya mengalami lonjakan besar setelah ia memutuskan pindah dari akademi Manchester City ke Fulham pada Januari 2026 dengan nilai transfer mencapai 27 juta poundsterling atau sekitar 37 juta dolar AS.

Pemain berusia 22 tahun tersebut menyepakati kontrak berdurasi lima setengah tahun di London setelah berkomunikasi dengan rekan senegaranya, Sander Berge, serta manajer klub barunya.

"I spoke to Sander, my good friend, and I spoke to the manager, and he explained what the system's like and how the lads are and how the club is," ujar Oscar Bobb, Sayap Kanan Fulham. "He seemed lovely, so it was an easy decision basically."

Mantan pemain akademi City tersebut juga mengungkapkan kegembiraannya bisa bergabung dengan jajaran skuad The Cottagers dan bermain di Craven Cottage.

"It feels great to be here. I had a great day meeting everyone and I am very excited," kata Oscar Bobb, Sayap Kanan Fulham. "I have always known Fulham to be a good club, with good players and a great stadium."

Bakat hebatnya sudah terlihat sejak lama ketika mantan pelatih masa kecilnya di akademi Lyn di Oslo, Mikal Aaserud, memberikan julukan khusus karena kemampuan olah bolanya yang memukau.

"We called him the Little Wizard because he was a magician," kata Mikal Aaserud, Mantan Pelatih Pemuda. "It was a very talented team but he was the real standout player."

Aaserud menambahkan bahwa kehadiran Bobb di lapangan selalu sukses menarik perhatian dan mengundang kerumunan penonton dari tim lawan maupun orang tua pemain dalam turnamen nasional.

"When we played the national tournaments in Norway we found that people from other teams and their parents came to watch our team just because of him," ujar Mikal Aaserud, Mantan Pelatih Pemuda.

Popularitasnya yang tinggi di tingkat junior membuat namanya selalu menjadi pusat perbincangan utama di pinggir lapangan pertandingan.

"As a coach I'd be standing there on the sideline and could hear people saying things like, 'Whoa, there's Oscar Bobb, we have to stay here and watch this game.' He was a phenomenon," kata Mikal Aaserud, Mantan Pelatih Pemuda.

Perjalanan Bobb tidak berjalan mulus karena kepindahan keluarganya ke Portugal saat ia berusia 12 tahun sempat memicu masalah transfer internasional bersama Porto yang kemudian diblokir oleh FIFA.

Aturan ketat mengenai transfer pemain di bawah umur tersebut membuat Bobb tidak bisa bermain dalam pertandingan kompetitif selama hampir dua tahun sebelum akhirnya kembali ke Norwegia dan direkrut Manchester City pada 2019.

"He's really not affected by what's going on," ujar Mikal Aaserud, Mantan Pelatih Pemuda. "This buzz around him, he's been there a little bit before if you know what I mean. He's quite level-headed."

Ketangguhan mental tersebut dibantu oleh hubungan dekatnya dengan penyerang bintang Erling Haaland yang sering memberikan bimbingan di dalam maupun di luar lapangan pertandingan.

"Erling is very nice to him and I think it gives him an extra reassurance that one of the biggest stars in the team is someone he can communicate with on a better level maybe than some of the others," kata Mikal Aaserud, Mantan Pelatih Pemuda.

Faktor kenyamanan bermain bersama bintang dunia tersebut dinilai memberikan dampak instan pada performa impresif sang pemain sayap di level internasional.

"He really appreciates and values that Erling is there," ujar Mikal Aaserud, Mantan Pelatih Pemuda.

Kerja sama keduanya terbukti ampuh saat Bobb masuk dari bangku cadangan untuk merancang skema serangan yang diselesaikan menjadi dua gol oleh Haaland guna membawa Norwegia lolos ke fase perempat final Piala Dunia 2026.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author