OpenAI Perlambat Pengembangan Model AI Astra Karena Risiko Keamanan Siber

Share

OpenAI memperlambat sebagian pengembangan model kecerdasan buatan terbarunya, Astra, setelah evaluasi menunjukkan kemampuan keamanan siber model ini berkembang sangat pesat, dilansir dari Detik iNET pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Menurut OpenAI, hasil pengujian membuat kemungkinan Astra telah mencapai level "Critical" dalam kemampuan cybersecurity berdasarkan kerangka kerja Preparedness Framework milik perusahaan tidak bisa diabaikan. Level "Critical" menggambarkan model AI dengan kemampuan siber sangat tinggi yang berpotensi menemukan dan mengeksploitasi kerentanan software serius, termasuk zero-day, atau menjalankan serangan kompleks dengan campur tangan manusia yang minimal.

Namun, OpenAI menegaskan bahwa Astra belum terbukti memiliki seluruh kemampuan tersebut, melainkan hasil evaluasi hanya menunjukkan bahwa kemungkinan tersebut tidak dapat dikesampingkan.

Karena risiko yang ada, OpenAI menghentikan sementara sejumlah aktivitas internal terkait Astra dan mulai menerapkan protokol keamanan yang lebih ketat. OpenAI memastikan pengembangan Astra tidak dihentikan sepenuhnya. Mereka akan melanjutkan pekerjaan dengan kontrol keamanan yang diperketat untuk mengurangi risiko penyalahgunaan model tersebut.

Langkah ini diambil seiring berkembangnya kemampuan AI agentic yang dapat menjalankan serangkaian tindakan secara mandiri untuk menyelesaikan tugas, berbeda dengan chatbot biasa yang hanya menjawab pertanyaan. Kemampuan ini berguna dalam keamanan siber, seperti membantu menemukan celah dan memperbaiki software, namun juga berpotensi dimanfaatkan untuk mencari kerentanan dan melakukan serangan.

Sebelumnya, OpenAI juga meningkatkan kemampuan cybersecurity pada GPT-5.6 yang sempat mendapat perhatian dari pemerintah Amerika Serikat sebelum dirilis pada Juli 2026. Astra disebut memiliki kemampuan yang lebih maju, namun OpenAI belum mengumumkan kapan model ini akan diluncurkan atau tersedia untuk pengguna. Keputusan menahan sebagian pengembangan Astra bukan karena model ini sudah melakukan serangan siber nyata, melainkan sebagai tindakan pencegahan setelah hasil pengujian menunjukkan tingkat kemampuan keamanan yang membutuhkan pengamanan lebih ketat.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: AI keamanan siber OpenAI
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author