OpenAI Luncurkan Model AI GPT 5.6 di Amerika Serikat

Share

OpenAI siap meluncurkan seri model kecerdasan buatan GPT-5.6 pada Kamis (9/7/2026) setelah sempat menunda peluncurannya pada Juni lalu akibat peninjauan risiko keamanan oleh pemerintah Amerika Serikat. Langkah ini dilakukan setelah Gedung Putih memberikan izin resmi menyusul pengujian teknis dan diskusi bersama jajaran eksekutif perusahaan.

Dilansir dari laporan DW via Axios, penundaan sebelumnya terjadi di tengah kekhawatiran Washington terhadap penyalahgunaan sistem kecerdasan buatan yang semakin kuat. Pemerintah Amerika Serikat mengkhawatirkan kemampuan model canggih ini dalam mendeteksi kerentanan kode perangkat lunak yang berpotensi dieksploitasi oleh militer atau intelijen asing.

Pihak manajemen memberikan pernyataan resmi mengenai proses peninjauan akses yang dilakukan oleh pemerintah tersebut.

"this kind of government access process should become the long-term default" kata pihak OpenAI.

Perusahaan menilai bahwa pembatasan tersebut dapat menghambat ketersediaan teknologi terbaik bagi para pengguna maupun sektor bisnis yang membutuhkannya.

"keeps the best tools" tambah pihak OpenAI.

Selain itu, pihak pengembang juga menegaskan komitmen mereka dalam berkoordinasi dengan pejabat pemerintah guna menyusun kerangka kerja regulasi siber di bawah perintah eksekutif Presiden Donald Trump.

"to develop the cyber Executive Order framework and a repeatable process for future model releases." ujar pihak OpenAI.

Peluncuran seri GPT-5.6 ini akan mencakup tiga versi model dengan kemampuan berbeda, di mana varian bernama Sol diposisikan sebagai produk utama.

"strongest model yet." sebut pihak OpenAI.

Varian lainnya mencakup Terra untuk tugas harian berskala menengah dan Luna yang menawarkan kecepatan serta efisiensi biaya. Pihak pengembang juga menyematkan beberapa mekanisme keamanan berlapis untuk memitigasi risiko serangan siber.

"layered safeguard stack" jelas pihak OpenAI.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: GPT-5.6 keamanan siber OpenAI
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author