Oliver Glasner Tinggalkan Crystal Palace Setelah Persembahkan Tiga Gelar
Pertandingan melawan Rayo Vallecano pada final Conference League 2025/2026 menjadi momen terakhir Oliver Glasner menjabat sebagai Manajer Crystal Palace. Seperti dilansir dari Bola, pelatih tersebut memutuskan berpisah setelah mempersembahkan trofi ketiga bagi klub dalam kurun waktu dua setengah tahun di Selhurst Park.
Sebelum kesuksesan di kompetisi Eropa tersebut, Oliver Glasner telah membawa Crystal Palace memenangi trofi Piala FA setelah menumbangkan Manchester City. Pencapaian gemilang lainnya adalah ketika timnya berhasil mengalahkan Liverpool dalam ajang Community Shield.
Keputusan sang manajer memicu pertanyaan mengenai kelanjutan kariernya, mengingat rekam jejak kepelatihannya yang terhitung luar biasa. Sebelum menorehkan tinta emas bersama Crystal Palace, pelatih berusia 51 tahun ini telah lebih dulu membawa Eintracht Frankfurt menjadi juara Liga Europa pada musim 2021/2022.
Beban mental dan fisik yang berat akibat menjalani total 59 pertandingan di semua kompetisi menjadi alasan utama kepergian Oliver Glasner dari klub. Selain faktor kelelahan, keluarganya juga tetap tinggal di Austria selama lebih dari dua tahun sementara ia harus menghadapi jadwal kompetisi yang padat.
"I akan pulang dan beristirahat di teras saya dan menikmati waktu bersama keluarga," jelas Glasner mengenai kepergiannya dari Palace.
"Dengan jadwal seperti ini, bagi saya sekarang juga saatnya memberi mereka waktu luang," tambahnya.
Kekecewaan Terhadap Manajemen Klub
Faktor lain yang memicu keretakan hubungan antara Oliver Glasner dengan manajemen klub berakar dari aktivitas pada bursa transfer Januari 2026. Keputusan Ketua Klub, Steve Parish, menjual kapten Marc Guehi ke Manchester City memicu kekecewaan sang manajer secara terbuka.
Oliver Glasner sempat melayangkan tuduhan bahwa dewan direksi telah meninggalkannya sendirian di masa-masa sulit kompetisi musim dingin. Meski performa apiknya dipastikan menarik minat klub-klub besar Eropa, ia menegaskan belum memiliki rencana untuk segera kembali melatih.
Mantan pelatih Eintracht Frankfurt tersebut kini memilih untuk menikmati masa istirahat total secara penuh sebelum nantinya menentukan langkah baru dalam karier profesionalnya.