Oleksandr Usyk Menang TKO atas Rico Verhoeven di Mesir
Petinju asal Ukraina, Oleksandr Usyk, sukses mempertahankan sabuk juara kelas berat WBC dan gelar 'super' WBA setelah mengalahkan Rico Verhoeven di Giza, Mesir, pada Sabtu, 24 Mei 2026. Kemenangan TKO diraih Usyk setelah wasit memutuskan untuk menghentikan pertandingan pada detik-detik terakhir ronde ke-11.
Penghentian laga oleh pengadil lapangan tersebut langsung memicu kontroversi. Keputusan diambil sesaat setelah Verhoeven dijatuhkan oleh pukulan uppercut kiri yang dilepaskan secara tajam oleh Usyk.
Berdasarkan laporan dari bbc.com dan espn.com, ketiga hakim pertandingan sebenarnya mencatat keunggulan tipis bagi Verhoeven sebelum laga disudahi. Skor dari para hakim menunjukkan angka 95-95, 95-95, dan 96-94 untuk keunggulan sang penantang.
Hasil pertandingan ini memperpanjang rekor impresif Usyk yang belum terkalahkan menjadi 25-0. Di sisi lain, Verhoeven tidak memenuhi kriteria untuk merebut sabuk WBA meskipun seandainya ia memenangkan pertarungan tersebut.
"This fight was hard. It was a good fight," ujar Oleksandr Usyk, Juara Tinju Kelas Berat.
Usyk yang kini berusia 39 tahun langsung mendapatkan tantangan baru dari penantang wajib yang naik ke atas ring setelah laga usai. Di pihak lawan, kekalahan ini menjadi catatan minor bagi Verhoeven dalam penampilan kembalinya ke arena tinju profesional sejak debut pada April 2014.
"Let's do it, no problem. I am ready, brother," balas Oleksandr Usyk, Juara Tinju Kelas Berat.
Legenda kickboxing berusia 37 tahun, Rico Verhoeven, menyayangkan keputusan wasit yang dinilai terlalu terburu-buru. Meski demikian, ia tetap merasa bangga karena mampu tampil menonjol di hadapan tokoh dunia yang hadir, seperti Saul 'Canelo' Alvarez dan aktor Jason Statham.
"I wanted the referee to let me go out on my shield or let me go in the 12th. I felt we were pretty even on the scorecards," kata Rico Verhoeven, Petinju Penantang.
Verhoeven menegaskan bahwa dirinya sangat bahagia bisa berkompetisi dalam ajang besar ini. Ia juga menaruh harapan agar komunitas tinju internasional dapat menerima kehadirannya sebagai seorang petinju profesional.
"I am super proud of my performance, and hopefully the boxing world embraces me as a boxer. I am amazingly happy to be here," ucap Rico Verhoeven, Petinju Penantang.
Tantangan baru bagi Usyk datang dari penantang wajib WBC, Agit Kabayel. Kabayel secara terbuka meminta sang juara bertahan untuk menggelar pertarungan perebutan gelar selanjutnya di hadapan publik Jerman.
"I have waited so long for this fight. I am ready and I think Germany is ready for the fight. Let's do it in a German stadium. I think all the fans want it," tutur Agit Kabayel, Penantang Wajib WBC.
Usyk menyambut positif ajakan tersebut. Pertandingan perebutan gelar juara kelas berat selanjutnya kini berpotensi besar untuk diselenggarakan di salah satu stadion di Jerman.