Oklahoma City Thunder Tundukkan San Antonio Spurs di Final Wilayah
Oklahoma City Thunder sukses mengamankan keunggulan seri 2-1 atas San Antonio Spurs dalam Final Wilayah Barat NBA Playoffs setelah memenangkan pertandingan ketiga dengan skor 123-108 di Frost Bank Center pada Jumat malam.
Kemenangan laga ketiga ini memberi keuntungan psikologis besar bagi Thunder karena secara historis, pemenang game ketiga dalam seri yang imbang 1-1 memiliki peluang lolos mencapai lebih dari 70 persen.
Pertandingan sempat berjalan timpang di awal laga ketika tim tuan rumah asuhan Mitch Johnson melesat dengan keunggulan 15-0, atau 19-4 lewat kombinasi performa Victor Wembanyama dan kembalinya De'Aaron Fox dari cedera pergelangan kaki.
Namun, kedalaman skuad Oklahoma City Thunder yang digerakkan oleh Alex Caruso, Jaylin Williams, Jared McCain, dan Cason Wallace berhasil membalikkan keadaan dengan total sumbangan 76 poin dari bangku cadangan.
Bintang Thunder, Shai Gilgeous-Alexander, tampil dominan dengan mencetak 26 poin dan 12 asis untuk merusak pertahanan perimeter Spurs yang dikawal Stephon Castle dan Carter Bryant.
Berdasarkan data analis Yahoo Sports Tom Haberstroh, Gilgeous-Alexander memicu perdebatan di media sosial karena tercatat jatuh ke lantai pada 13 dari 47 percobaan tembakan dalam dua laga pertama, serta memiliki tingkat jatuh 10,7% pada tembakan tanpa pelanggaran di postseason ini.
Pemain bintang San Antonio Spurs memberikan pandangannya mengenai atmosfer pertandingan dan permainan bola basket yang kompetitif di atas lapangan.
"I’m just glad to be a part of something that’s growing to be so beautiful," kata Victor Wembanyama, Pemain San Antonio Spurs.
Pemain asal Prancis setinggi 7 kaki 4 inci tersebut menunjukkan mentalitas bertarung yang tinggi dan performa agresif sepanjang babak gugur wilayah barat ini.
"So pure and ethical basketball." tambah Victor Wembanyama, Pemain San Antonio Spurs.
Di sisi lain, Gilgeous-Alexander merespons dengan santai sorakan ejekan yang diarahkan oleh para pendukung tuan rumah di arena San Antonio.
"The way I see it, the fans, the people that watched the games and root against us, they want their team to win," ujar Shai Gilgeous-Alexander, Pemain Oklahoma City Thunder.
Ia menambahkan bahwa situasi penonton yang tidak menyukai tim lawan merupakan hal yang lumrah dalam kompetisi olahraga professional.
"You will never hear an Oklahoma City Thunder fan complaining about my free throws. You will never hear a Lakers fan complaining about LeBron or Luka’s free throws." tambah Shai Gilgeous-Alexander, Pemain Oklahoma City Thunder.
Pemain berusia 27 tahun tersebut menyadari posisinya sebagai pencetak poin utama tim tamu yang kerap menjadi sasaran kekesalan suporter lawan.
"I get it, guys," lanjut Shai Gilgeous-Alexander, Pemain Oklahoma City Thunder.
Dirinya berhasil mengeksekusi 12 tembakan bebas penting pada paruh kedua pertandingan ketiga untuk merusak ritme bertahan Spurs.
"I would hate me too." kata Shai Gilgeous-Alexander, Pemain Oklahoma City Thunder.
Baginya, atmosfer yang panas di markas lawan justru membuat pertandingan bola basket mengalir menjadi lebih menarik dan menantang.
"I expect that from the opposing team," ujar Shai Gilgeous-Alexander, Pemain Oklahoma City Thunder.
Pemain bernomor punggung utama ini menegaskan bahwa tekanan penonton tidak menyurutkan ketenangan taktis para pemain Thunder.
"They’re not going to like me. They shouldn’t. I get it. It is part of the game. They’re doing their part in making the game exciting. Watching sports, playing sports, my whole life — that’s always what it’s been in. Just because it’s me, it’s no different. I expect that from them. I honestly like it. It makes the game more interesting and more fun, more exciting. Whether they’re for or against me." tambah Shai Gilgeous-Alexander, Pemain Oklahoma City Thunder.
Meskipun sempat dikejutkan oleh gelombang serangan awal Spurs, mentalitas bertanding anak-anak asuh Mark Daigneault terbukti lebih matang hingga akhir laga.
"They obviously jumped on us early," kata Shai Gilgeous-Alexander, Pemain Oklahoma City Thunder.
Kemenangan ini membuat Thunder memegang kendali seri sebelum pertandingan keempat yang dijadwalkan berlangsung kembali di San Antonio.
"First game in their building. The crowd was going to be behind them. They were going to be excited to play. We just wanted to make sure that we competed from that point on." tambah Shai Gilgeous-Alexander, Pemain Oklahoma City Thunder.
Fokus Thunder kini sepenuhnya tertuju pada laga berikutnya demi memperlebar jarak keunggulan menjadi 3-1.
"We obviously didn’t give our best effort to start the game, but you can’t do nothing about it. It’s behind us. So all I could do was focus on the next position, and we did that." lanjut Shai Gilgeous-Alexander, Pemain Oklahoma City Thunder.
Sementara itu, guard Spurs De'Aaron Fox yang mencetak 15 poin dalam 31 menit pasca-cedera pergelangan kaki akibat terjangan Lu Dort menyatakan situasinya yang sulit.
"Ya, maksudku, ini benar-benar sulit," kata De'Aaron Fox, Pemain San Antonio Spurs.
Fox yang baru bergabung dari Sacramento Kings pada Februari 2025 itu tetap memaksakan bermain meski kondisinya belum mencapai 100 persen.
“Saya merasa (penyelaman Dort) adalah permainan yang bisa dihindari, tapi memang begitulah adanya. Sering kali, setiap tim menghadapi sesuatu. Setiap tim menghadapi cedera. Jadi, Anda menuliskannya dengan, ‘Itulah nama permainannya.’ Tentu saja mengecewakan karena tidak bisa tampil 100 persen. Tapi seperti yang saya kata-kan, saya bisa tampil di luar sana, jadi itulah yang terpenting bagi saya saat ini.” tambah De'Aaron Fox, Pemain San Antonio Spurs.
Pemain All-Star berusia 28 tahun tersebut menegaskan tidak ingin larut dalam kekecewaan di tengah momen krusial babak playoff pertamanya bersama Spurs.
“I feel like I still have a lot of years left in my career,” kata De'Aaron Fox, Pemain San Antonio Spurs.
Fox berkomitmen untuk kembali memperkuat San Antonio Spurs pada pertandingan keempat demi menyamakan kedudukan seri menjadi 2-2.
“Plus, I’m blessed to be in this position here, and doing this, so I can’t pity myself.” lanjut De'Aaron Fox, Pemain San Antonio Spurs.
Permintaan pasar sekunder untuk tiket pertandingan Final Wilayah Barat ini tercatat melonjak tinggi pada platform StubHub dan SeatGeek, seperti dirangkum oleh GOAL.
| Kategori Tiket | Paycom Center (OKC – Pertandingan ke-5) | Frost Bank Center (SAS – Pertandingan ke-3) |
|---|---|---|
| Lantai Atas / "Get-In" | $325 – $480 | $310 – $475 |
| Tingkat Bawah Sisi | $720 – $1.550 | $690 – $1.420 |
| Di Pinggir Lapangan / VIP | $6.200+ | $5.500 |
Pertandingan keempat antara San Antonio Spurs dan Oklahoma City Thunder akan digelar pada Minggu malam di Frost Bank Center.