Oklahoma City Thunder Hadapi San Antonio Spurs pada Gim Ketujuh

Share

Oklahoma City Thunder menjamu San Antonio Spurs dalam pertandingan ketujuh Final Wilayah Barat NBA 2026 di Paycom Center pada Sabtu, 30 Mei, setelah San Antonio Spurs menyamakan kedudukan menjadi 3-3 melalui kemenangan telak pada gim keenam.

Pertandingan penentu ini disiarkan oleh NBC yang kembali menayangkan NBA musim ini, dengan Mike Tirico dan Bob Costas sebagai pengisi suara narasi pembuka laga, sementara pemenang pertandingan dijadwalkan menghadapi New York Knicks di NBA Finals mulai Rabu, 3 Juni.

Menghadapi laga hidup mati tanpa Jalen Williams yang mengalami cedera hamstring dan Ajay Mitchell yang menderita cedera betis, kepala pelatih Oklahoma City Thunder, Mark Daigneault, mengambil keputusan susunan pemain yang besar.

Dilansir dari ESPN, Daigneault memilih untuk memainkan Cason Wallace sebagai starter menggantikan penembak jitu Jared McCain demi meningkatkan intensitas pertahanan sejak awal pertandingan melawan San Antonio Spurs.

Wallace mencatatkan rata-rata 9,0 poin, 4,3 rebound, 2,5 assist, dan 2,7 steal per pertandingan di seri ini, sementara McCain berjuang dari jarak jauh dengan akurasi tembakan tiga angka yang hanya mencapai 33,3 persen saat melawan Spurs.

Sebelumnya pada gim kelima, Oklahoma City Thunder berhasil meraih kemenangan 127-114 atas San Antonio Spurs melalui performa kolektif yang solid dari barisan pemain mereka.

"The thing that you take from those experiences is the mental part of it," kata Isaiah Hartenstein, Center Oklahoma City Thunder.

Hartenstein menambahkan bahwa timnya sangat baik dalam mengendalikan emosi selama pertandingan.

"Not getting too high, not getting too low. Just going in there knowing you have to come with a certain sense of urgency. I think our group does a great job of not being too emotional with it." ujar Isaiah Hartenstein, Center Oklahoma City Thunder.

Hartenstein juga menyoroti performa buruk tim pada gim keempat sebelumnya.

"I don't think we could have played any worse than Game 4, to be honest," kata Isaiah Hartenstein, Center Oklahoma City Thunder.

Pemain depan Thunder, Chet Holmgren, sempat berupaya tampil agresif untuk meredam dominasi Victor Wembanyama di area bawah ring.

"Ego has been the downfall of many people's careers," kata Chet Holmgren, Pemain Oklahoma City Thunder.

Holmgren juga menegaskan komitmennya untuk selalu memberikan penampilan yang lebih baik.

"I think no matter what I do out there, I always expect more out of myself, expect better. I can see a lot of opportunities in the game where I have to be better and take advantage of, and I'm gonna do everything I can to do that." ujar Chet Holmgren, Pemain Oklahoma City Thunder.

Pemain veteran Alex Caruso memberikan pandangan mengenai pergerakan bola timnya yang menjadi kunci kebangkitan setelah menelan kekalahan.

"We had a little disposition of how we wanted to play," kata Alex Caruso, Pemain Oklahoma City Thunder.

Caruso menjelaskan bahwa agresivitas menjadi respons utama tim setelah menelan kekalahan.

"Ball was moving. We didn't just let them pressure us. After you lose a game, in general, you try to be more aggressive and try to come back. … At a certain point, you just try to correct the ship if you're not in that spot to start the game." ujar Alex Caruso, Pemain Oklahoma City Thunder.

Bintang utama Thunder, Shai Gilgeous-Alexander, sempat mengalami kesulitan di awal laga sebelum akhirnya bangkit mencetak 32 poin dan sembilan assist pada gim kelima.

"If it was five me's out there, we would've been down 20," canda Shai Gilgeous-Alexander, Pemain Oklahoma City Thunder.

Gilgeous-Alexander sebelumnya juga sempat dimintai keterangan mengenai cara mengoptimalkan keterlibatan Chet Holmgren dalam skema penyerangan tim.

"I mean, Chet’s an easy target to find," kata Shai Gilgeous-Alexander, Pemain Oklahoma City Thunder.

Ia mengaku masih perlu mempelajari rekaman pertandingan untuk menemukan posisi terbaik bagi Holmgren.

"So, probably just, like, finding him more in the dunker (spot), and when he's spacing. Just put him in better positions to use his strengths as an offensive talent. Um, I don't know exactly what that looks like because I just got done playing. But watching film, we'll find ways for sure." ujar Shai Gilgeous-Alexander, Pemain Oklahoma City Thunder.

Pelatih Mark Daigneault merefleksikan dinamika naik-turun yang biasa terjadi dalam sebuah seri babak gugur yang panjang.

"I don't know how — it's a playoff series, you know? If you look at any playoff series that goes to six games, at least, there's gonna be some tough games," kata Mark Daigneault, Pelatih Oklahoma City Thunder.

Daigneault memuji mentalitas anak asuhnya yang selalu netral dan cepat belajar dari kekalahan.

"We had a tough game the other night. This team does a great job of coming back the next day, in a very neutral way, taking whatever the lessons are, applying them forward." ujar Mark Daigneault, Pelatih Oklahoma City Thunder.

Di kubu San Antonio Spurs, kebangkitan pada gim keenam dipicu oleh penampilan gemilang Victor Wembanyama yang mencetak 28 poin serta kontribusi berharga dari pemain cadangan Dylan Harper yang mengemas 18 angka.

Harper kini mengumpulkan total 223 poin di sepanjang babak playoff 2026, yang memecahkan rekor poin playoff terbanyak oleh pemain debutan Wilayah Barat sejak Donovan Mitchell menurut data StatMuse.

Selain Harper, rookie Stephon Castle juga tampil impresif dengan menyumbangkan 17 poin dan sembilan assist pada gim keenam untuk membantu tugas Wembanyama.

"As a group we all want this. It’s right there in front of us and we feel collectively that we’re better than this team," kata Stephon Castle, Pengawal San Antonio Spurs.

Saat sesi konferensi pers, akun resmi NBA mengunggah video Castle yang menyebutkan pertandingan gim ketujuh paling berkesan dalam hidupnya.

"Probably that I remember the most, probably Cavs-Warriors Finals Game 7 when the Cavs came back and won," kata Stephon Castle, Pengawal San Antonio Spurs.

Castle mengingat momen bersejarah Cleveland Cavaliers tersebut terjadi saat ia masih duduk di sekolah dasar.

"That was my most memorable one. I don't know what grade I was in at the time, but it had to be like 2017 or 2016." ujar Stephon Castle, Pengawal San Antonio Spurs.

Pemenang laga gim ketujuh ini akan langsung mempersiapkan diri menghadapi New York Knicks yang sudah terlebih dahulu lolos ke babak pamungkas setelah mencatatkan 11 kemenangan beruntun di playoff Timur.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author