Nvidia Menaikkan Dividen Kuartalan Sebesar 2400 Persen

Share

Nvidia Corporation mengumumkan peningkatan nilai dividen kuartalan secara signifikan sebesar 2.400 persen menjadi 0,25 dolar AS per saham untuk memperkuat posisi finansial di hadapan para investor pendapatan. Langkah agresif yang dilaporkan oleh finance.yahoo.com ini menggeser nilai dividen perusahaan teknologi tersebut yang sebelumnya hanya sebesar satu sen.

Melalui lonjakan tersebut, pembayaran dividen tahunan Nvidia kini mencapai 1 dolar AS per saham dengan hasil imbal hasil sekitar 0,47 persen. Angka tersebut melampaui imbal hasil Apple sebesar 0,35 persen dan mulai mendekati Microsoft yang mencatatkan angka 0,87 persen, meskipun masih berada di bawah rata-rata indeks S&P 500 sebesar 1,1 persen.

Pertumbuhan finansial Nvidia yang ditopang oleh sektor kecerdasan buatan dinilai mampu menutup seluruh biaya pembayaran dividen tahunan tersebut secara mudah. Data barchart.com menunjukkan harga saham berkode NVDA berada di angka 215,33 dolar AS, setelah sebelumnya mencatatkan laba bersih per saham yang diencerkan sebesar 2,39 dolar AS pada laporan kuartal teranyar.

Rasio pembayaran dividen Nvidia yang sangat kecil memberikan ruang besar bagi perusahaan untuk terus menaikkan dividen dengan tingkat pertumbuhan tinggi pada masa mendatang. Kendati demikian, laporan finansial tersebut menggarisbawahi bahwa perusahaan teknologi umumnya lebih mengutamakan pembelian kembali saham dibandingkan dividen untuk memberi keuntungan bagi pemegang saham.

Kebijakan peningkatan dividen yang besar dinilai berpotensi menciptakan kewajiban dan ekspektasi baru yang dapat menghambat fokus korporasi terhadap pertumbuhan bisnis. Peningkatan dividen terbaru oleh Nvidia kemungkinan besar hanya bertujuan untuk menyelaraskan imbal hasil perusahaan dengan saham teknologi lainnya, sehingga kepemilikan saham NVDA dinilai tetap menjadi spekulasi untuk pertumbuhan dan bukan sebagai instrumen pendapatan murni.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author