Nvidia Luncurkan Prosesor RTX Spark untuk Laptop dan Mini PC

Share

Nvidia resmi meluncurkan lini prosesor PC konsumen pertama mereka bernama RTX Spark pada Selasa (2/6/2026) untuk menantang dominasi pasar Intel, AMD, Apple, dan Qualcomm, sebagaimana dilansir dari Detik iNET.

Langkah ini menandai transformasi Nvidia dari produsen kartu grafis menjadi pembuat chip komputer seutuhnya yang menyasar segmen laptop tipis serta mini PC premium. Pengumuman produk tersebut dilakukan setelah berbagai informasi spesifikasinya sempat bocor di internet selama beberapa bulan terakhir.

Pihak manajemen mengklaim produk baru ini memiliki tingkat efisiensi yang sangat tinggi dibandingkan dengan kompetitor lain di pasar gawai saat ini.

"Ini adalah chip PC paling efisien yang pernah dibuat," klaim Senior Director of Product Management Nvidia, Mark Aevermann.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh pihak internal perusahaan tanpa disertai lampiran data pengujian, bagan statistik, maupun grafik performa resmi untuk membuktikannya. Kendati demikian, spesifikasi arsitektur di atas kertas menunjukkan performa tinggi dengan mengemas 70 miliar transistor melalui proses fabrikasi TSMC 3nm berbasis arsitektur Grace Blackwell.

Varian tertinggi prosesor ini dilengkapi CPU 20-inti berbasis Arm hasil rancangan bersama MediaTek, serta GPU arsitektur Blackwell kustom sebesar 6.144 cores yang setara dengan GPU mobile RTX 5070. Komponen memori menggunakan unified memory LPDDR5X hingga kapasitas 128GB, dengan rencana varian lebih murah mulai dari 16GB di masa depan.

Teknologi memori terpadu ini memungkinkan laptop dengan ketebalan 14 mm mengeksekusi agen AI lokal berkapasitas 120 miliar parameter dengan konteks 1 juta token. Selain itu, Nvidia bekerja sama dengan Microsoft untuk mengintegrasikan peranti lunak Nvidia OpenShell demi mempermudah otomatisasi lokal lewat perintah suara bagi kreator konten, streamer game, dan developer.

Ekosistem aplikasi x86 akan berjalan melalui lapisan emulasi Microsoft Prism, dengan dukungan native dari Blender, DaVinci Resolve, Cinema4D, CapCut, Affinity, serta Adobe Premiere dan Photoshop. Di sektor gaming, sistem anti-cheat seperti Easy Anti-Cheat, BattlEye, dan Denuvo dipastikan kompatibel, sehingga game seperti League of Legends, Valorant, PUBG, dan Fortnite bisa dimainkan di platform ini.

Produk baru ini didukung oleh delapan produsen laptop besar, termasuk untuk perangkat Dell XPS 16 Creator Edition dan Microsoft Surface Laptop Ultra. Namun, sejumlah ketidakpastian masih membayangi terkait efisiensi baterai saat konsumsi daya melonjak ke 80 watt, kepastian harga premium, ketiadaan dukungan GPU diskret tambahan, lokasi pabrik produksi, serta dukungan driver untuk OS Linux.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author