Nouriel Roubini Meluncurkan Token Digital USAFi Berbasis ETF Amerika
Ekonom Nouriel Roubini meluncurkan token digital bernama USAFi yang didukung oleh ETF Atlas America Fund senilai US$17 juta pada Jumat (26/6/2026), dilansir dari Bloombergtechnoz.
Langkah ini menandai pemanfaatan teknologi blockchain oleh pengkritik tajam mata uang kripto tersebut untuk merepresentasikan kepemilikan aset keuangan tradisional. Dana pendukung token ini diperdagangkan di bursa Nasdaq dengan kode saham USAF yang berinvestasi pada obligasi pemerintah AS, emas, dan real estate investment trusts (REIT).
Pengembangan produk keuangan berbasis blockchain ini ditujukan bagi investor di luar AS di bawah pengawasan Otoritas Pengatur Aset Virtual Dubai (Vara). Perusahaan penyedia teknologi tokenisasi, Securitize, turut mendukung proyek ini dan token diperkirakan akan diperdagangkan di bursa yang diatur oleh Vara.
Meskipun meluncurkan token digital, Roubini tetap memandang miring mata uang kripto yang ada saat ini. Ia menilai sebagian besar mata uang kripto bersifat spekulatif dan rentan terhadap penipuan.
"Bitcoin dan koin kripto lainnya bukanlah mata uang. Mereka bahkan bukan penyimpan nilai yang baik. Kita membutuhkan agunan yang lebih baik, aset cadangan yang lebih baik, dan penyimpan nilai yang lebih baik," kata Roubini, Ekonom Atlas Capital.
Untuk mendukung pandangannya, Roubini bersama rekan-rekannya di Atlas Capital menerbitkan sebuah makalah pada hari Selasa mengenai "technodollars". Produk investasi tersebut merupakan instrumen berbasis blockchain yang didukung oleh aset tradisional bernilai mapan.
Tren tokenisasi aset di industri keuangan global terus mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. Berdasarkan data rwa.xyz, nilai aset yang ditokenisasi melonjak menjadi sekitar US$32 giga dari posisi awal tahun 2025 yang hanya berkisar US$6 miliar, seiring langkah perusahaan besar seperti BlackRock Inc. dan JPMorgan Chase & Co. yang ikut memperluas produk serupa.