Nissan Qashqai e-Power Pecahkan Rekor Guinness Jarak Terjauh
Nissan Qashqai e-Power berhasil memecahkan rekor Guinness World Record usai menempuh jarak sejauh 1.980 kilometer dalam kondisi satu tangki bahan bakar penuh, sebagaimana dilansir dari Detik Oto. Perjalanan pemecahan rekor ini berlangsung di Kolombia pada 14 hingga 17 Juli 2026 dengan rute dari Bogota menuju pesisir Karibia.
Capaian tersebut mengantarkan Qashqai e-Power meraih gelar perjalanan terjauh yang diselesaikan oleh SUV extended-range non-PHEV tanpa perlu mengisi daya listrik maupun mengisi ulang bahan bakar. Selama pengujian, juri resmi memantau dan memverifikasi setiap tahapan secara independen di tengah beragam kondisi jalan dan lalu lintas.
Perwakilan manajemen Nissan menilai keberhasilan ini mempertegas keunggulan efisiensi teknologi SUV hybrid tersebut.
"Rekor fantastis ini sekali lagi menunjukkan kemampuan teknologi e-Power generasi terbaru. Qashqai e-Power menghadirkan efisiensi, kenyamanan berkendara yang halus, dan performa layaknya kendaraan listrik (EV) yang dirancang dengan fokus pada kebutuhan nyata pelanggan. Teknologi ini juga memainkan peran penting dalam perjalanan elektrifikasi Nissan, membantu lebih banyak pengemudi merasakan manfaat berkendara dengan tenaga listrik saat kita melangkah menuju masa depan kendaraan listrik sepenuhnya," ujar Richard Candler, salah satu bos Nissan.
Mobil ini mengusung sistem hybrid e-Power generasi ketiga yang dilengkapi sistem turbo lebih sederhana namun berukuran lebih besar, serta penggunaan oli mesin 0W-16 untuk mengurangi gesekan internal. Mesin pembakaran dalam kendaraan ini dirancang hanya berfungsi sebagai generator pengisi daya baterai berkapasitas 2,1 kWh dan tidak menggerakkan roda secara langsung.
Daya dari baterai disalurkan ke unit penggerak listrik terintegrasi yang menggabungkan motor traksi, generator, inverter, serta sistem reduksi dan peningkatan putaran dalam satu kesatuan modular. Secara resmi, efisiensi komponen terintegrasi ini menghasilkan jarak tempuh standar WLTP hingga 1.200 kilometer, sebelum akhirnya menembus hampir 2.000 kilometer berkat teknik mengemudi yang halus dan perencanaan rute yang cermat.