Nissan Juke 2012 Bekas Dijual Rp90 Jutaan Jadi Crossover Perkotaan
Nissan Juke 2012 menawarkan tampilan crossover yang tampil beda dibandingkan SUV perkotaan lainnya. Pasar mobil bekas kini membanderol unit ini di kisaran harga Rp90 jutaan hingga Rp130 jutaan.
Mobil ini mengandalkan mesin 1.5 liter yang dipadukan dengan transmisi CVT, dilansir dari Moladin. Kombinasi tersebut membuat performanya tetap relevan untuk mendukung mobilitas harian di area perkotaan.
Pertama kali meluncur secara global pada 2010, crossover kompak ini mengusung bodi membulat dan lampu depan bertingkat. Di Indonesia, karakternya dirancang mengutamakan kepraktisan serta kenyamanan mengemudi.
Kondisi fisik, kelengkapan surat, kilometer, dan riwayat perawatan memengaruhi harga bekasnya di Jakarta. Varian 1.5 CVT dipasarkan sekitar Rp95 juta–Rp115 juta, sedangkan tipe 1.5 CVT RX berkisar Rp100 juta–Rp135 juta.
Dapur pacunya dibekali mesin HR15DE 1.498 cc 4-silinder DOHC dengan sistem injeksi bahan bakar. Mesin ini menghasilkan tenaga 114-117 PS pada 6.000 rpm serta torsi 150-158 Nm pada 4.000 rpm.
Mobil berdimensi panjang 4.135 mm, lebar 1.765 mm, dan tinggi 1.565 mm ini menggunakan roda alloy 17 inci bertapak 215/55 R17. Jarak sumbu rodanya tercatat 2.530 mm.
Fitur interiornya dilengkapi panel kontrol iklim digital I-CON, audio CD/MP3 dengan USB dan AUX, serta setir tilt. Keselamatan berkendara didukung fitur ABS, EBD, Brake Assist, dan dual SRS airbag.
Perbedaan utama varian standar dan RX terletak pada kelengkapan fiturnya.
| Fitur | 1.5 CVT | 1.5 CVT RX |
|---|---|---|
| Halogen | Xenon dengan auto levelizer | Remote keyless |
| Intelligent Key | Konvensional | Tombol Start/Stop |
| Elektrik | Elektrik terintegrasi Intelligent Key | Tidak tersedia |
| Tersedia | Standar | Mud guard dan tailpipe finisher |
Bagi calon pembeli, disarankan menggunakan jasa inspeksi independen seperti MoInspeksi dari Moladin yang memeriksa lebih dari 150 titik. Pemeriksaan ini mencakup area mesin, transmisi, kaki-kaki, hingga indikasi banjir atau tabrakan.
Pemeriksaan kondisi fisik perlu dilengkapi dengan penelusuran riwayat servis dan pengujian transmisi CVT saat akselerasi. Pembeli juga wajib memastikan kesesuaian nomor rangka serta nomor mesin pada STNK dan BPKB.