Dolar AS Tembus Rp 18.000 Picu Keresahan Netizen di Media Sosial

Share

Nilai tukar dolar AS melonjak hingga menembus angka Rp 18.000 pada Kamis (4/6/2026) pagi, yang memicu reaksi resah dari netizen Indonesia hingga menjadi topik tren di media sosial X.com. Lonjakan kurs mata uang asing ini terpantau langsung ramai diperbincangkan sejak pagi hari.

Berdasarkan data Investing, sebagaimana dilansir dari Detik iNET, dolar AS terpantau menguat sebesar 49,4 basis poin atau 0,28 persen ke level Rp 18.015. Sepanjang hari, pergerakan mata uang asing tersebut berada dalam rentang angka Rp 17.937 hingga Rp 18.024.

Sementara itu, data finansial dari Google Finance mencatat mata uang asing ini sempat menyentuh level Rp 18.010 pada pukul 23.23 UTC atau 06.23 WIB. Nilai tersebut kemudian mengalami penurunan ke angka Rp 17.971 per pukul 00.15 UTC atau 07.15 WIB.

Lonjakan ini memicu kekhawatiran dan kejengkelan netizen di platform X, di mana topik 'Udah 18K' dan 'Rp 18.000' langsung memuncaki tangga tren. Sebagian pengguna menyatakan keresahan mereka dan meminta pemerintah untuk segera mengambil tindakan.

"Morning. Gimana rasanya liat 1 dollar udah 18k? :D," kata @ragnas***.

Kondisi ekonomi ini memicu desakan langsung kepada kepala negara dari pengguna media sosial yang memantau situasi.

"Udah 18k please do something pak press," pinta @5kolk***.

Beberapa netizen lainnya terkejut karena perubahan nilai tukar yang terjadi begitu cepat dalam waktu satu malam.

"Ditinggal semaleman udah 18k… sinting 馃槂," kata @thousanduns***.

Rasa cemas dan kekhawatiran yang mendalam terus mengalir dari masyarakat yang melihat data pergerakan mata uang tersebut.

"Satu dollar udah 18k ya Allah," kata @wonhy*** khawatir.

Sebagian netizen merespons kenaikan drastis ini dengan nada menyindir kebijakan dan situasi terkini.

"Malah di upgrade ya Pak jadi Rp 18.000 dah gak bener ini mah," kata @meddyDL***.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author