OGC Nice Tekuk Saint-Etienne demi Bertahan di Ligue 1
OGC Nice berhasil mempertahankan posisi mereka di kasta tertinggi kompetisi sepak bola Prancis setelah menundukkan AS Saint-Etienne dengan skor 3-1 dalam pertandingan leg kedua playoff Ligue 1/Ligue 2 di Stadion Allianz Riviera pada Jumat, 29 Mei malam.
Kemenangan di markas sendiri ini mengakhiri kebuntuan setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol pada laga leg pertama tiga hari sebelumnya. Hasil positif tersebut memastikan klub berjuluk Les Aiglons itu tetap berkompetisi di divisi utama untuk musim ke-25 secara beruntun.
Pertandingan penentu ini digelar tanpa penonton akibat sanksi invasi lapangan pada laga terakhir musim reguler. Skuad Nice langsung tampil menekan sejak awal laga, meskipun sempat dikejutkan oleh gol Irvin Cardona pada menit ke-9 yang kemudian dianulir karena berada dalam posisi offside.
Kebuntuan tuan rumah akhirnya pecah pada menit ke-62 lewat tendangan demi-volit Jonathan Clauss di dalam kotak penalti. Namun, Saint-Etienne sempat menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti Zuriko Davitashvili pada menit ke-79.
Dua menit berselang, pemain muda berusia 19 ans, Kaïl Boudache, membawa Nice kembali unggul. Kemenangan tuan rumah dipastikan oleh dua gol tambahan dari Elye Wahi pada menit ke-87 dan ke-92 yang menutup perlawanan tim tamu.
Melalui hasil ini, Nice yang mengakhiri musim reguler di peringkat ke-16 sukses lolos dari degradasi bersama Metz dan Nantes untuk bersaing di musim 2026-2027. Sementara itu, Saint-Etienne yang terdegradasi pada musim 2024-2025 dipastikan harus bertahan lebih lama di kompetisi kasta kedua.