New York Knicks Tumbangkan San Antonio Spurs pada Gim Kedua Final NBA

Share

New York Knicks sukses meraih kemenangan tipis 105-104 atas San Antonio Spurs pada gim kedua Final NBA setelah tembakan detik terakhir Victor Wembanyama meleset dari sasaran.

Hasil pertandingan ini membuat New York Knicks memimpin seri dengan keunggulan 2-0 sekaligus memperpanjang rekor kemenangan beruntun mereka di babak pascamusim menjadi 13 pertandingan.

Kemenangan tersebut mengantarkan Knicks menjadi tim ketiga dalam sejarah NBA yang memenangi dua laga pertama Final NBA di kandang lawan, menyamai catatan Chicago Bulls pada 1993 dan Houston Rockets pada 1995.

Karl-Anthony Towns memimpin perolehan angka untuk Knicks dengan menorehkan 21 poin dan 13 rebound, sementara Jalen Brunson dan Mikal Bridges masing-masing menyumbang 20 poin.

Di kubu San Antonio Spurs, Victor Wembanyama mencetak angka tertinggi dalam pertandingan ini dengan raihan 29 poin, sembilan rebound, dan empat blok.

Laga berjalan ketat sejak awal ketika Spurs sempat unggul 35-24 di kuarter pertama sebelum Towns membawa Knicks bangkit dan berbalik unggul empat poin saat babak pertama usai.

Pertandingan memanas di kuarter keempat setelah De'Aaron Fox terlibat adu mulut dengan Jalen Brunson, yang kemudian memicu laju angka 14-0 untuk Spurs hingga kedudukan imbang 97-97.

Brunson menyamakan kedudukan menjadi 104-104 lewat tembakan jarak menengah saat laga menyisakan 39 detik, sebelum ia mencetak satu poin penentu kemenangan dari garis lemparan bebas setelah Wembanyama melakukan kesalahan umpan.

Wembanyama memberikan penilaian mengenai tiga penguasaan bola terakhir dalam pertandingan tersebut dan mengaku masih merasa sangat samar mengenai kejadian itu.

"And that’s the whole problem. I need to have more poise, more control over the game. I am not going to go through the whole possessions, but that’s the general image," ujar Victor Wembanyama, Forward San Antonio Spurs.

Pemain asal Prancis yang juga menyandang gelar Defensive Player of the Year tersebut menambahkan bahwa ia menyukai keputusan tembakan terakhirnya.

"We just need to score, I need to score, that’s the whole point," kata Victor Wembanyama, Forward San Antonio Spurs.

Sementara itu, Towns mengungkapkan emosinya kepada siaran ABC saat menatap ke arah langit setelah bel akhir pertandingan berbunyi.

"I needed a stop. It’s amazing – as you go through life, if you lose a parent, anyone who’s listening, you just look for signs," ujar Karl-Anthony Towns, Center New York Knicks.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author