New England Revolution Incar Kemenangan di Kandang CF Montreal
New England Revolution bersiap melakoni laga tandang pertama mereka usai jeda Piala Dunia dengan melawat ke markas CF Montreal di Stade Saputo pada Sabtu malam.
Klub berjuluk Revs tersebut saat ini menduduki peringkat ketiga di Klasemen Wilayah Timur Major League Soccer setelah menumbangkan Atlanta United dengan skor 4-1 di Gillette Stadium.
Tim asuhan Marko Mitrovic mencatatkan rekor pertahanan terbaik kedua di Wilayah Timur dan keempat di liga secara keseluruhan karena baru kebobolan 19 gol sejauh musim ini.
Mitrovic merasa gembira dengan kekompakan timnya dalam beberapa pertandingan terakhir, meskipun ia ingin melihat konsistensi tersebut terjaga sepanjang 90 menit permainan.
"Kami menunjukkan dalam sejumlah pertandingan hal-hal tertentu yang mulai menyatu, dan tim memiliki keyakinan serta kepercayaan diri yang kuat pada hal-hal yang kami lakukan," kata Marko Mitrovic, Pelatih Kepala New England Revolution.
Mitrovic menambahkan bahwa seluruh elemen tim masih bisa berkembang dan berkontribusi lebih dari sekadar mencetak gol atau memberikan umpan matang.
"Namun saya masih berpikir kami bisa berkembang dan menjadi lebih baik. Setiap pemain dapat berkontribusi pada momen tertentu, dan itu tidak hanya berarti assist atau gol," ujar Marko Mitrovic, Pelatih Kepala New England Revolution.
Di sisi lain, CF Montreal sedang terpuruk di urutan ke-13 Wilayah Timur akibat belum pernah menang dalam enam laga terakhir di MLS dan gagal mencetak gol sejak kembali dari jeda Piala Dunia.
Meski mengalami kekalahan 0-1 pada dua laga terakhirnya lewat titik penalti, kiper Montreal Sebastian Breza tercatat hanya menghadapi tiga tembakan tepat sasaran dan melakukan satu penyelamatan.
Perhatian juga tertuju pada pemain muda New England, Peyton Miller, yang mencetak gol pada penampilan ke-50 di musim reguler saat berusia 18 tahun 259 hari.
Miller menjadi pemain termuda kesembilan yang mencapai 50 laga di MLS sekaligus pemain termuda ketiga yang mencetak gol pada laga pencapaian tersebut.
Menjelang pertandingan di Stade Saputo, New England dipastikan tanpa Ilay Feingold dan Leo Campana, sementara kondisi Luca Langoni dan Alhassan Yusuf terus dipantau.
"Dengan Ilay [Feingold] dan Leo [Campana], saat ini kami berada di posisi yang baik," kata Marko Mitrovic, Pelatih Kepala New England Revolution.
Mitrovic menjelaskan situasi terkini proses pemulihan cedera para pemainnya jelang laga tandang.
"Kami mengalami sedikit kendala dengan mereka berdua, dan itu memperpanjang garis waktu pemulihan. Mereka sedang dalam proses kembali, dan kini berada di jalur yang sangat baik serta membuat kemajuan sangat baik. Seperti yang saya katakan minggu lalu, saya berharap dalam beberapa minggu ke depan keduanya akan kembali bermain," ujar Marko Mitrovic, Pelatih Kepala New England Revolution.
Mitrovic juga memberikan pembaruan mengenai kondisi kebugaran Luca Langoni yang sempat melewatkan sesi latihan musim panas.
"Dengan Luca [Langoni], sekarang sudah dua minggu penuh Luca berlatih bersama tim," kata Marko Mitrovic, Pelatih Kepala New England Revolution.
Ia menekankan pentingnya memberikan menit bermain secara bertahap kepada pemainnya tersebut.
"Hal baik untuk Luca, kami memberinya beberapa menit bermain dalam dua pertandingan terakhir, yang membangun tingkat kebugarannya. Karena tingkat kebugaran jelas akan memengaruhi penampilannya, tetapi juga untuk menghindari kendala lanjutan. Kami senang dengan bagaimana Luca berkembang. Kami hanya perlu bersabar karena Luca melewatkan seluruh musim panas dan latihan karena berbagai alasan," ujar Marko Mitrovic, Pelatih Kepala New England Revolution.
Mengenai penyerang Alhassan Yusuf yang mengalami cedera tubuh bagian bawah saat melawan Atlanta, evaluasi harian masih dilakukan.
"Yusuf merasa lebih baik dari hari ke hari, dan dia mengambil langkah maju yang besar hari ini," kata Marko Mitrovic, Pelatih Kepala New England Revolution.
Keputusan akhir mengenai kesiapan Yusuf akan ditentukan sesaat sebelum pertandingan berlangsung.
"Kami masih mengevaluasinya dari hari ke hari, dan semoga dia bisa mengambil langkah maju lainnya besok agar bisa bermain pada hari Sabtu. Saya pikir besok akan menjadi hari krusial untuk keputusan kami," ujar Marko Mitrovic, Pelatih Kepala New England Revolution.
Mitrovic tetap mewaspadai potensi kejutan dari tim tuan rumah yang dinilainya sering kali tampil lebih baik daripada hasil akhir yang didapat.
"Kami akan menghadapi Montreal [pada hari Sabtu], tim yang dalam tiga pertandingan setelah jeda tersebut pasti pantas mendapatkan hasil yang lebih baik," kata Marko Mitrovic, Pelatih Kepala New England Revolution.
Ia mengingatkan anak asuhnya untuk bersiap menghadapi tekanan dari pendukung tuan rumah di Stade Saputo.
"Saya pikir performa mereka jauh lebih baik daripada yang ditunjukkan oleh hasil pertandingan. Saya pikir mereka sangat tidak beruntung pada momen-momen tertentu. Itu adalah tim yang suka bermain di kandang, dan mereka benar-benar memanfaatkan kandang mereka sebagai sebuah keuntungan. Mereka memiliki dukungan yang sangat baik dari para penggemar, jadi kami sangat sadar bahwa kami akan menghadapi lawan yang sangat tangguh dan tantangan yang sulit di depan kami," ujar Marko Mitrovic, Pelatih Kepala New England Revolution.
Asisten pelatih New England, Sean Hughes, turut menegaskan fokus tim untuk memperbaiki rekor laga tandang mereka yang saat ini berada di angka 1-4-1.
"Saya pikir salah satu hal, sebagai sebuah kelompok, yang kami tahu perlu kami tingkatkan adalah rekor tandang kami. Kami selesai di Charlotte [pada 23 Mei] dengan hasil yang tidak kami sukai, jadi ini adalah kesempatan baik bagi kami untuk bangkit kembali. Kami tahu ini bakal sulit. [Montreal] menjalani dua dari tiga pertandingan terakhir mereka melawan tim peringkat satu [Nashville SC] dan peringkat dua [Inter Miami CF] di klasemen [Wilayah Timur], jadi saya yakin mereka juga lapar, dan kami harus sepenuhnya siap untuk bertanding," kata Sean Hughes, Asisten Pelatih New England Revolution.
Di samping persiapan tim, Mitrovic juga memberikan pujian khusus atas penampilan kapten tim, Carles Gil, dalam ajang MLS All-Star Game 2026.
"Carles adalah talenta yang unik. Kita semua tahu itu. Di antara kelompok talenta tersebut, kita melihat bahwa dia juga, bagi saya—mungkin saya subjektif—adalah pemain dengan performa papan atas. Carles adalah pemain yang benar-benar unik, dan kami sangat senang serta beruntung memiliki Carles bersama kami," kata Marko Mitrovic, Pelatih Kepala New England Revolution.
Lini pertahanan New England juga menyuarakan optimisme serupa untuk membawa pulang poin penuh dari Kanada.
"Kami memainkan banyak pertandingan di kandang, dan jelas kami memenangkan delapan di antaranya. Kami tahu bahwa di kandang kami bisa mengambil tiga poin, tetapi di luar kandang kami juga bisa [mengambil poin]. Ini akan penting karena kami bermain melawan CF Montréal.
Ini tidak akan menjadi pertandingan yang mudah, tetapi kami ingin mengambil tiga poin, seperti setiap pertandingan. Kami telah bekerja untuk ini, dan saya tahu kami akan mendapatkan apa yang kami inginkan," kata Mamadou Fofana, Bek New England Revolution.
New England Revolution tercatat memenangkan dua laga tandang terakhir mereka di markas Montreal dengan keunggulan agregat 8-0, serta telah mengumpulkan 26 poin sejak awal April.