Netflix Akuisisi Startup AI InterPositive Senilai Rp 9,2 Triliun
Raksasa hiburan global Netflix secara resmi telah mengungkap nilai finansial di balik salah satu langkah akuisisi paling ambisius pada tahun ini. Platform streaming terbesar di dunia tersebut mengonfirmasi pengeluaran dana tunai sebesar USD 587 juta atau setara kisaran Rp 9,2 triliun, seperti dikutip dari Detikcom. Dana masif tersebut digelontorkan untuk mengambil alih InterPositive, sebuah startup kecerdasan buatan (AI) terkemuka dalam industri sinema yang didirikan oleh pemenang Academy Award, Ben Affleck.
Kesepakatan strategis ini sebenarnya telah selesai di balik layar pada Maret 2026, namun rincian finansialnya baru diumumkan secara terbuka pada Juli ini.
Langkah ini memicu gelombang diskusi baru di kalangan eksekutif Hollywood dan analis teknologi finansial global mengenai masa depan pemanfaatan AI dalam alur kerja produksi film digital. Berbeda dari narasi AI generatif populer yang sering memicu kontroversi hak cipta teks-ke-video, InterPositive mengambil pendekatan spesifik pada aspek teknis pascaproduksi.
Didirikan oleh Ben Affleck bersama sejumlah insinyur visual papan atas pada 2022, teknologi InterPositive dirancang sebagai alat bantu optimalisasi, bukan substitusi industri kreatif manusia. Algoritma canggih InterPositive berfokus pada pemrosesan pencahayaan dinamis digital, manipulasi efek visual untuk kerumunan massal dalam skala kolosal, serta restrukturisasi alur gerak pada adegan laga kompleks.
Teknologi ini diklaim mampu meminimalkan kebutuhan syuting ulang yang memakan biaya mahal, serta diproyeksikan memangkas waktu pengerjaan pascaproduksi film orisinal Netflix hingga 30-40 persen secara keseluruhan. Melalui akuisisi tunai ini, Netflix mengamankan hak paten atas kekayaan intelektual perangkat lunak sekaligus menyerap seluruh talenta divisi pengembangan produk dan insinyur komputasi InterPositive.
Peran Baru Ben Affleck
Tim InterPositive kini akan beroperasi langsung di bawah divisi teknologi produksi Netflix yang berbasis di Los Angeles Barat.
Meskipun kepemilikan penuh telah berpindah tangan ke korporasi, Ben Affleck dipastikan tidak akan meninggalkan proyek yang ia bangun dari nol tersebut. Laporan internal menyebutkan bahwa sang aktor-sutradara secara resmi ditunjuk menempati posisi strategis baru sebagai Penasihat Senior Kreatif atau Senior Creative Advisor. Dalam peran barunya, Affleck bertugas menjembatani komunikasi antara para insinyur teknologi AI dan para sutradara atau produser film konten orisinal Netflix.
Langkah ini dilakukan guna memastikan pemanfaatan teknologi baru tersebut tetap mempertahankan esensi artistik tradisional dari perfilman.
Efisiensi Anggaran Konten Orisinal
Akuisisi ini menjadi sinyal jelas bahwa Netflix sedang berupaya mempertahankan dominasi pasarnya di tengah ketatnya persaingan layanan streaming global. Dengan menguasai teknologi pascaproduksi berbasis AI secara mandiri, Netflix dapat secara signifikan mengurangi ketergantungan mereka pada vendor pihak ketiga untuk pengerjaan efek visual.
Di masa mendatang, efisiensi yang ditawarkan oleh ekosistem baru dari InterPositive ini diproyeksikan memberikan keunggulan kompetitif bagi Netflix untuk merilis portofolio film berskala besar dengan anggaran yang lebih terkendali. Langkah strategis ini sekaligus menetapkan standar baru terkait bagaimana teknologi canggih dapat berjalan beriringan secara etis dan kolaboratif dengan para pekerja seni tradisional di industri Hollywood.