NAC Breda Terancam Degradasi Jelang Hadapi Heerenveen
Klub sepak bola NAC Breda kini berada di ambang turun kasta dari kompetisi Eredivisie menjelang laga krusial melawan Heerenveen pada pekan ke-33 yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Rat Verlegh pada Minggu (10/5/2026) malam WIB.
Kekalahan atau hasil imbang dalam pertandingan tersebut akan memastikan kepergian klub berjulukan Parel van het Zuiden dari kasta tertinggi Liga Belanda, sebagaimana dilansir dari Bola.
Saat ini NAC Breda masih tertahan di peringkat ke-17 klasemen sementara dengan perolehan 25 poin, selisih enam angka dari Telstar dan Volendam yang berada di zona aman.
Situasi sulit ini diperparah oleh penolakan Pengadilan Utrecht atas gugatan prosedur darurat yang diajukan NAC Breda terhadap Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) terkait paspor pemain Timnas Indonesia, Dean James.
Keputusan pengadilan dalam persidangan singkat pada Senin (4/5/2026) sore waktu setempat itu menyatakan hasil kekalahan 0-6 NAC Breda dari Go Ahead Eagles pada Maret lalu tetap sah dan tidak akan diulang.
Pihak manajemen klub akhirnya memilih untuk menerima kepasrahan hukum tersebut dan fokus pada sisa kompetisi yang ada.
"NAC telah memutuskan untuk tidak menyatakan putusan hakim bahwa pertandingan melawan Go Ahead Eagles harus dinyatakan tidak sah dan tidak perlu diulang. Tidak ada proses lebih lanjut yang akan dilakukan," demikian bunyi tanggapan NAC Breda.
Di tengah ancaman degradasi yang nyata, penyerang senior asal Ghana, André Ayew, menegaskan komitmennya untuk tidak menyerah sebelum seluruh pertandingan berakhir.
"Saya percaya pada Tuhan. Jika sesuatu terjadi, itu memang sudah ditakdirkan. Anda harus menghadapi momen baik dan buruk dengan mentalitas dan tekad yang sama. Setelah badai, matahari selalu terbit. Terkadang Anda berdiri di bawah sinar matahari dan Anda tahu: suatu hari nanti akan ada badai lagi," tutur André Ayew, striker NAC Breda.
Pemain yang bergabung secara gratis pada bursa transfer Januari tersebut tercatat baru mengemas satu gol dari 15 penampilan bersama klub.
"Ketika saya melihat bagaimana penampilan kami (melawan FC Utrecht), kami pantas mendapatkan sedikit keberuntungan. Tapi kami tidak akan menyerah. Selama masih ada harapan, kami akan terus maju. Begitulah cara saya melakukannya sepanjang hidup dan karier saya. Saya tidak pernah membiarkan diri saya berkecil hati," tandas André Ayew.