5 Musisi yang Protes Lagunya Dipakai Donald Trump Tanpa Izin
Published
·
1 Reads
Donald Trump dikenal sering memicu kontroversi, salah satunya karena kedapatan menggunakan lagu-lagu dari musisi dunia untuk kepentingan politiknya tanpa izin. Tindakan asal comot ini memicu protes keras dari sederet musisi kondang, mulai dari bintang pop hingga band rock legendaris, yang tercatat ada sebanyak 5 musisi berikut ini.
- Sabrina Carpenter — Penyanyi pop ini meradang setelah lagu hits-nya yang berjudul 'Juno' digunakan dalam video penangkapan pelanggar imigrasi tanpa izin. Pihak Gedung Putih justru membalas kritik tersebut menggunakan kutipan lirik lagunya sendiri.
- Linkin Park — Band legendaris ini geram karena lagu 'Somewhere I Belong' dipakai tanpa izin dalam video pencapaian malam tahun baru pihak Trump. Pihak band langsung memberikan pernyataan tegas bahwa mereka tidak mau karyanya dikaitkan dengan urusan politik Trump.
- Celine Dion — Diva internasional ini memberikan reaksi keras saat lagu ikonik 'My Heart Will Go On' diputar di acara kampanye Trump pada tahun 2024. Pihak Celine menegaskan lagu sakral tersebut tidak pantas digunakan untuk kampanye politik apa pun tanpa izin.
- Radiohead — Band asal Inggris ini mengecam keras penggunaan lagu emosional mereka yang berjudul 'Let Down' dalam video lembaga imigrasi AS (ICE). Bagi Radiohead, tindakan penyalahgunaan lagu ini telah mencederai prinsip dan idealisme yang mereka pegang teguh.
- Guns N' Roses — Raksasa musik rock ini secara bulat menolak mentah-mentah karya-karya mereka diputar dalam film tentang kisah hidup istri Donald Trump, Melania Trump. Keputusan ini diambil demi menegaskan sikap mereka yang tidak ingin terlibat dalam lingkaran politik Trump.
Nah, bagaimana menurut kamu? Trump ini memang penuh kontroversi ya kalau urusan musik?
Follow publika.id on Google News
Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author