Museum MACAN Resmikan Lima Pameran Seni Terbaru
Museum MACAN kembali memperkuat eksistensinya di dunia seni rupa Indonesia melalui peresmian lima pameran seni terbaru pada pertengahan tahun 2026. Eksibisi ini mengusung tema besar Where Are We in Time: A Season Across Shifting Landscape.
Dilansir dari Detikcom, rangkaian karya modern dan kontemporer ini mengeksplorasi pengalaman serta konstruksi atas waktu, lanskap, memori, dan identitas budaya. Ruang seni menampilkan beragam medium mulai dari lukisan, tekstil, es, hingga film.
Pada area depan, pengunjung disambut oleh Ruang Seni Anak karya Ruth Marbun yang bertajuk Beradu Padu. Selain itu, terdapat instalasi es berjudul Atlantis II milik perupa Singapura, Dawn Ng, serta presentasi khusus CORAL hasil residensi di Kalibaru, Cilincing.
Memasuki ruang utama, terdapat karya instalasi Kenyalang Sirkus karya seniman asal Sarawak, Malaysia, Marcos Kueh. Di area yang sama, sutradara Riar Rizaldi menghadirkan karya bertajuk Period Piece.
Eksibisi Period Piece ini menjadi pameran museum pertama bagi Riar Rizaldi di Indonesia. Karyanya menelusuri gagasan kemajuan, sistem kerja kolonial, dan perkembangan teknologi melalui media sinema.
Direktur Museum MACAN, Venus Lau, menjelaskan bahwa peluncuran beragam eksibisi ini menjadi momen penting bagi para pencinta seni di tingkat domestik maupun internasional.
"Ini adalah rangkaian pameran seni season pertama tahun ini. Kami sangat senang membuka musim pameran ini dengan sebuah program yang terasa sekaligus berakar secara lokal dan hidup sepenuhnya bagi dunia," kata Venus Lau.
Ketua Yayasan Museum MACAN, Fenessa Adikoesoemo, menambahkan bahwa musim pameran ini mencerminkan fondasi utama museum dalam memberi ruang bagi kesenian yang berakar dari kawasan lokal untuk dunia.
"Karya-karya yang kami hadirkan musim ini merentang dari lukisan, film, tekstil, es, hingga pembuatan karya secara kolektif berbicara tentang pertanyaan-pertanyaan yang sekaligus sangat Indonesia dan sangat universal," tutur Fenessa Adikoesoemo.
Pameran kolektif Menelan Cakrawala dapat dikunjungi publik hingga 5 September 2026. Sementara itu, karya Period Piece oleh Riar Rizaldi, Kenyalang Circus dari Marcos Kueh, Atlantis II milik Dawn Ng, serta Beradu Padu karya Ruth Marbun berlangsung hingga 4 Oktober 2026.