Muhaimin Iskandar Buka Lomba Lari PKB Run 2026 di GBK Jakarta

Share

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar resmi melepas dan mengikuti ajang lari PKB Run 2026 di Plaza Barat Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, pada Minggu, 26 Juli 2026, sekitar pukul 06.00 WIB. Gelaran dalam rangka peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-28 PKB ini diikuti oleh sekitar 7.500 peserta dari berbagai elemen masyarakat.

Acara yang mengusung tema Arah Baru Amanat Ekonomi Konstitusi ini dimulai dengan bendera start (flag off) untuk kategori 10 Km pada pukul 05.45 WIB. Dilansir dari JPNN, para peserta yang mengenakan jersey hijau muda berpelet oranye tersebut melintasi sejumlah ruas jalan seperti Jalan Asia Afrika, Kebayoran Baru, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Gatot Subroto, hingga Gerbang Pemuda sebelum kembali ke garis finis di GBK.

Pelepasan start ini turut dihadiri oleh jajaran petinggi partai, seperti Wakil Ketua Umum Jazilul Fawaid dan Faisol Reza, Sekjen Hasanuddin Wahid, Ketua DPP Abdul Halim Iskandar dan Daniel Johan, serta Bendahara Umum Bambang Susanto. Suasana kegiatan dipenuhi peserta berpakaian unik, mulai dari baju adat hingga seragam sekolah.

Sebelum ikut berlari menempuh rute kategori 5 Km, sosok yang akrab disapa Cak Imin tersebut mengapresiasi antusiasme peserta dari atas panggung start.

"Hari ini kita berlari dalam rangka perayaan hari lahir PKB," ujar Cak Imin.

Ia menyampaikan harapannya agar ajang dan peran partai dapat terus memberikan dampak positif bagi seluruh masyarakat Indonesia secara berkelanjutan.

"Ini demi Indonesia ke depan," tambahnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Menko Pembangunan Manusia ini menekankan pentingnya komitmen partai dalam menjalankan amanat rakyat.

"Semoga PKB selalu amanah," harapnya.

Usai melepas peserta, Cak Imin yang mengenakan topi olahraga turun bergabung bersama ribuan pelari hingga berhasil menyelesaikan rute 5 Km. Setelah menyelesaikan lari, ia menyampaikan pandangannya terkait tingginya partisipasi masyarakat dalam ajang tahunan ini.

"Ini yang menyenangkan. Saya minta kepada PKB di daerah sampai di tingkat kabupaten, karena sampai hari ini baru provinsi. Sehingga animo kita tampung di PKB Run ini sekaligus kita tradisikan sampai kabupaten olahraga ini, karena PKB Run mengajak semua masyarakat di tingkat kabupaten untuk ayo bareng-bareng sehat bersama," kata Cak Imin dilansir dari Detikcom.

Ia menilai gaya hidup sehat kini telah bertransformasi menjadi bagian penting dari kebutuhan dan kebiasaan masyarakat sehari-hari.

"Ya saya tentu sangat bersyukur ya, semangat olahraga di mana-mana tumbuh. Dan PKB Run tidak hanya di Jakarta, aslinya kita buka di semua provinsi. Dan tumbuh, ini karena memang kesadaran olahraga semakin tinggi," ucapnya.

Menurutnya, pergeseran budaya olahraga memberikan nilai positif bagi perkembangan masyarakat secara luas.

"Kemudian wellness itu semakin populer di masyarakat, attitude, kultur olahraga lebih dominan dibanding kegiatan hobi yang lain yang mungkin sama-sama menyenangkan, tapi olahraga mendapat nilai tambah," imbuh dia.

Dalam kesempatan tersebut, Cak Imin memamerkan medali yang diraihnya setelah berhasil menuntaskan jarak tempuh kategori 5 Km.

"Dan alhamdulillah untuk hari ini saya nggak bisa 10K tapi 5K. Dan lunas sudah, sah mendapatkan medali lima (kilometer)," sambungnya.

Ia juga menyoroti berbagai daya tarik dan peningkatan kualitas penyelenggaraan PKB Run dibanding edisi sebelumnya.

"Yang membedakan, pesertanya lebih banyak, kemudian apa ya, hadiahnya lebih banyak pasti, ada tiket maraton internasional," ujarnya.

Panitia menyediakan berbagai hadiah menarik untuk para peserta, seperti mobil listrik BYD Atto 1, sepeda motor, 10 paket umrah, serta lima tiket maraton dunia seperti London Marathon, Sydney Marathon, dan Berlin Marathon.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author