MSI Tolak RMA Laptop Gaming Raider GE77HX Senilai Rp100 Juta
Kasus penolakan klaim garansi laptop gaming kelas atas viral dan memicu perbincangan hangat di kalangan penggemar teknologi, seperti dilansir dari Gamebrott.
Peristiwa ini dialami oleh seorang pengguna Reddit yang mengajukan permohonan Return Merchandise Authorization (RMA) untuk perangkat MSI Raider GE77HX miliknya. Perangkat bernilai USD 6.000 atau sekitar Rp100 juta tersebut mengalami kerusakan pada sirkuit daya dan motherboard sebelum periode garansi resmi berakhir.
Pihak produsen memberikan keputusan penolakan klaim garansi tersebut melalui surat elektronik resmi. Layanan purna jual MSI melabeli unit tersebut dengan status Beyond Economical Repair (BER).
Pusat servis beralasan bahwa estimasi biaya perbaikan komponen utama melampaui 75 persen dari nilai total perangkat. Angka perbaikan itu bahkan diklaim lebih tinggi ketimbang membeli unit baru.
Gelombang Kritik dari Komunitas Teknologi
Keputusan tersebut langsung memicu tanggapan kritis dari publik. Komunitas teknologi menyayangkan penanganan purna jual pada lini produk flagship yang tergolong kurang memuaskan meski perangkat masih dilindungi masa garansi.
Kasus ini akhirnya mendapat perhatian setelah diekskalasi ke tingkat manajemen pusat MSI. Pemilik unit kemudian memperoleh tawaran opsi perbaikan berbayar.
Insiden penolakan RMA ini menjadi pembelajaran penting bagi para manufaktur perangkat keras. Kualitas layanan purna jual memegang peranan vital dalam menjaga kepercayaan konsumen di ranah industri teknologi.