Tiga Mobil EREV Baru Siap Ramaikan Pasar Elektrifikasi Indonesia
Pasar kendaraan elektrifikasi di Indonesia diperkirakan akan semakin ramai dalam waktu dekat dengan kehadiran tren baru.
Setelah mobil hybrid dan mobil listrik murni mulai mendapat tempat, kini varian Extended Range Electric Vehicle (EREV) disebut-sebut bakal menarik perhatian konsumen.
Meski belum ada pengumuman resmi dari pabrikan terkait, sejumlah informasi yang beredar mengindikasikan bahwa beberapa model EREV siap meramaikan pasar nasional.
Kehadiran mobil EREV baru ini, seperti dilansir dari Moladin, bisa menjadi alternatif bagi konsumen yang menginginkan efisiensi kendaraan listrik tanpa khawatir soal jarak tempuh.
Berbeda dengan mobil hybrid biasa, roda pada EREV digerakkan sepenuhnya oleh motor listrik.
Teknologi ini menawarkan beberapa keunggulan, seperti sensasi berkendara layaknya mobil listrik murni dan jarak tempuh yang lebih jauh dibanding EV biasa.
Selain itu, jenis kendaraan ini tidak terlalu bergantung pada infrastruktur pengisian daya serta memiliki konsumsi bahan bakar yang lebih efisien.
Sejumlah model dari berbagai pabrikan disebut-sebut sedang dipersiapkan untuk masuk pasar Tanah Air meskipun belum ada rilis resmi.
1. Deepal S05 EREV
Deepal S05 EREV digadang-gadang menjadi salah satu pelopor teknologi EREV di Indonesia.
SUV yang menggunakan platform Changan EPA1 ini sempat diperkenalkan kepada publik beberapa waktu lalu.
Sebagai penambah daya baterai, mobil ini mengandalkan mesin bensin 1.497 cc yang menghasilkan tenaga 95 PS dan torsi 122 Nm.
Namun, penggerak utamanya tetap berasal dari motor listrik berkekuatan 218 PS dan torsi 320 Nm yang menggerakkan roda belakang.
Model ini dibekali baterai LFP berkapasitas 27,28 kWh dengan jarak tempuh listrik murni hingga 170 km.
Untuk jarak tempuh kombinasi, varian dengan sistem penggerak roda belakang (RWD) ini diklaim mampu mencapai 1.200 km.
2. Chery J6 EREV
Nama berikutnya yang masuk dalam daftar mobil EREV baru adalah Chery J6 EREV.
SUV ini kabarnya tengah menjalani pengujian jalan di Indonesia sebelum peluncuran resmi dilakukan ke publik.
Di pasar global, model ini tersedia dalam pilihan penggerak roda belakang (RWD) dan penggerak semua roda (AWD).
Versi RWD menawarkan tenaga mulai dari 133 hp hingga 248 hp, sementara varian AWD memiliki output gabungan hingga 422 hp.
Spesifikasi menarik Chery J6 EREV meliputi pilihan baterai 20,64 kWh dan 33,68 kWh dengan mesin 1.500 cc turbo sebagai generator daya.
Jarak tempuh listrik murninya mencapai 215 km, sedangkan jarak tempuh gabungan diklaim menyentuh angka 1.200 km.
3. BAIC BJ41 EREV
BAIC BJ41 EREV menawarkan konsep yang berbeda dibanding kompetitornya melalui konstruksi sasis tangga (ladder frame).
Penggunaan sasis ini membuatnya cocok untuk kebutuhan medan off-road maupun penggunaan harian.
Mesin bensin turbo 1.500 cc bertugas sebagai generator yang menyuplai energi ke baterai lithium ternary berkapasitas 40,3 kWh.
Menariknya, baterai tersebut sudah mendukung pengisian cepat DC yang memungkinkan pengisian dari 30% ke 80% hanya dalam waktu sekitar 30 menit.
Varian ini juga dilengkapi dengan dual motor listrik di depan dan belakang yang menghasilkan tenaga gabungan mencapai 540 hp serta torsi puncak 655 Nm.
Solusi Transisi Kendaraan Listrik
Kehadiran Deepal S05 EREV, Chery J6 EREV, dan BAIC BJ41 EREV menunjukkan bahwa teknologi EREV mulai dilirik sebagai solusi transisi menuju kendaraan listrik penuh.
Konsumen bisa menikmati efisiensi mobil listrik sekaligus fleksibilitas jarak tempuh yang lebih panjang berkat bantuan mesin bensin sebagai generator.
Jika seluruh model tersebut benar-benar meluncur dalam waktu dekat, persaingan pasar kendaraan elektrifikasi di Indonesia dipastikan akan semakin kompetitif.