Mitsubishi Siapkan 13 Model Baru hingga Tahun 2030
Mitsubishi Motors memastikan bakal menghadirkan 13 model mobil baru secara bertahap hingga tahun 2030. Langkah strategis ini diambil pabrikan asal Jepang tersebut untuk memperkuat identitas merek serta meningkatkan daya saing di pasar global, seperti dikutip dari Moladin.
Nama Pajero kembali mencuat sebagai salah satu model krusial yang akan menjadi simbol penguatan DNA Mitsubishi di masa depan. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Kompas.com, Presiden dan CEO Mitsubishi Motors Corporation, Takao Kato, menyatakan bahwa belasan kendaraan terbaru tersebut bakal dikembangkan melalui dua fokus utama.
"Mengutip Kompas.com, Presiden dan CEO Mitsubishi Motors Corporation, Takao Kato, mengatakan bahwa 13 mobil terbaru Mitsubishi tersebut akan dikembangkan berdasarkan dua fokus utama, yaitu ASEAN Product Group dan Off-road Product Group."
Strategi tersebut memperlihatkan fokus perusahaan yang tidak hanya mengejar tren elektrifikasi. Mereka tetap mempertahankan karakter khas yang dikenal kuat pada segmen SUV dan kendaraan petualang.
Nama Pajero menjadi sorotan utama dalam presentasi kepada para pemegang saham. Walau detail spesifik mengenai generasi terbaru belum diungkap, pabrikan memastikan model legendaris ini akan menjadi titik awal penguatan identitas merek.
Langkah ini dinilai masuk akal karena Pajero memiliki basis penggemar yang kuat, terutama di kawasan ASEAN termasuk Indonesia. Kehadiran model baru tersebut berpotensi mengembalikan citra perusahaan sebagai spesialis SUV tangguh.
Ekspansi Global Destinator dan Xforce
Model Destinator menjadi contoh sukses produk terbaru dari pabrikan ini. Setelah melakukan debut di Indonesia pada Juli 2025, kendaraan ini memperoleh respons pasar yang diklaim melampaui ekspektasi perusahaan.
Keberhasilan tersebut mendorong perluasan pemasaran Destinator ke Filipina, Vietnam, hingga secara bertahap ke sekitar 70 negara lainnya. Hal ini menandakan Indonesia memegang peran penting sebagai salah satu basis pengembangan produk untuk pasar global.
Selain itu, Mitsubishi Xforce ikut menjadi tulang punggung pertumbuhan perusahaan. SUV compact ini mulai merambah pasar internasional yang baru seperti Malaysia dan Taiwan.
Xforce menawarkan kombinasi desain modern, ground clearance tinggi, serta karakter yang sesuai dengan kondisi jalan di Asia Tenggara. Ekspansi ini membuktikan keseriusan perusahaan dalam menggarap segmen SUV yang terus berkembang.
Akselerasi Strategi Elektrifikasi Mandiri
Pabrikan ini juga mempercepat strategi elektrifikasi dengan menargetkan peluncuran 5 model Hybrid Electric Vehicle (HEV) dan 5 model Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) dalam beberapa tahun mendatang.
Pengembangan teknologi HEV dan PHEV akan dilakukan secara mandiri oleh perusahaan. Sementara untuk kendaraan listrik murni atau Battery Electric Vehicle (BEV), mereka bakal memanfaatkan kolaborasi dengan mitra strategis.
Pendekatan ini dinilai lebih realistis untuk menjaga keseimbangan antara efisiensi bahan bakar, performa berkendara, serta kebutuhan pasar global yang beragam.