Mitsubishi Segarkan Outlander PHEV 2026 dengan Fitur Keselamatan Baru

Share

Mitsubishi Motors resmi menghadirkan penyegaran untuk Outlander PHEV 2026 di pasar Jepang. Pembaruan model ini lebih menitikberatkan pada penguatan sistem keselamatan aktif dan efisiensi operasional harian ketimbang perombakan estetika luar.

Seperti dikutip dari Moladin, SUV plug-in hybrid andalan ini sekarang dilengkapi dengan fasilitas asisten pengemudi yang lebih komprehensif serta mekanisme akses kabin yang kian praktis.

Kendaraan ramah lingkungan ini sudah mulai didistribusikan di pasar domestik Jepang dengan rentang harga mulai dari 5.369.100 yen hingga 6.901.400 yen, atau setara Rp596 juta sampai Rp766 juta.

Sektor proteksi berkendara menjadi fokus pembaruan utama lewat optimalisasi paket teknologi Mitsubishi e-Assist.

Aplikasi teknologi terbaru diwujudkan melalui penyematan fitur Leading Car Departure Notification (LCDN). Komponen ini mendeteksi pergerakan kendaraan di depan saat mobil sedang terjebak di kemacetan atau berhenti di lampu lalu lintas.

Apabila mobil di depan telah melaju namun pengemudi masih diam, sistem bakal melepaskan sinyal suara beserta indikator visual di panel instrumen guna membangunkan kewaspadaan pengendara di tengah padatnya lalu lintas kota.

Mekanisme Kunci Otomatis Berbasis Sensor Proximity

Aspek kepraktisan akomodasi harian juga ditingkatkan melalui integrasi modul Auto Unlock dan Auto Lock teranyar.

Pemilik kendaraan cukup mengantongi keyless operation key tanpa perlu menyentuh tombol remote fisik untuk mengoperasikan pintu.

Ketika pemegang kunci mendekat dalam radius satu meter, seluruh kunci pintu akan terbuka otomatis yang ditandai oleh kedipan lampu hazard, iluminasi lampu utama, bunyi buzzer, serta pembukaan spion samping.

Sebaliknya, sistem pengaman langsung mengunci seluruh pintu secara mandiri begitu pengendara menjauh melampaui jarak tiga meter dari bodi mobil.

Fungsi otomatisasi ini dirancang khusus demi mempermudah pengguna ketika tangan mereka sedang penuh membawa barang bawaan besar atau koper.

Mempertahankan Konsep Penggerak Plug-in Hybrid 2.4 Liter

Meskipun menerima banyak pembaruan fitur, spesifikasi teknis pada sektor dapur pacu Outlander PHEV tidak mengalami perombakan.

Mobil ini tetap mengaplikasikan mesin bensin 2.4 liter MIVEC DOHC empat silinder yang terintegrasi dengan sistem twin motor serta konfigurasi penggerak empat roda (4WD).

Arsitektur mekanis tersebut mewujudkan operasional layaknya kendaraan listrik murni untuk kebutuhan komuter harian sekaligus tetap andal untuk perjalanan jarak jauh ala mobil hybrid konvensional.

Status Flagship dan Dominasi Pasar di Jepang

Generasi kedua dari model SUV flagship ini pertama kali mengaspal pada 2021 sebelum memperoleh rombakan besar pada Oktober 2024.

Pada fase sebelumnya, pabrikan telah meningkatkan kapasitas sel baterai, memperluas jangkauan jarak tempuh elektrik, mendongkrak akselerasi, serta menyematkan sistem audio premium garapan Yamaha.

Melalui serangkaian strategi tersebut, Outlander PHEV sukses mengukuhkan diri sebagai kendaraan PHEV paling laris di pasar Jepang selama dua tahun fiskal berturut-turut pada periode 2024 dan 2025.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author