Milly Alcock Tampil Sensasional dalam Film Supergirl Garapan Craig Gillespie
Sutradara Craig Gillespie bersama penulis skrip Ana Nogueira menghadirkan film Supergirl yang dikemas dengan lebih sederhana, seperti dilansir dari Detikcom. Kara Zor-El yang diperankan oleh Milly Alcock digambarkan sebagai karakter yang memilih mengasingkan diri akibat trauma masa lalu. Kisah ini bermula saat Kara memilih tinggal di planet bermatahari merah agar tidak bisa menggunakan kekuatan supernya.
Sepupunya, Kal-El alias Superman yang diperankan David Corenswet, sempat berusaha membantu Kara lepas dari duka mendalam yang menyelimuti dirinya. Kehidupan Kara mulai berubah saat seorang gadis muda bernama Rutheye Marye Knoll, diperankan oleh Eve Ridley, hadir meminta bantuan. Rutheye mengajak Kara untuk memburu Krem of the Yellow Hills, diperankan Matthias Schoenaerts, yang telah membunuh seluruh keluarganya.
Kara awalnya menolak untuk menjadi penolong bagi sesama. Namun, ia terpaksa menjelajah galaksi bersama Rutheye setelah anjing kesayangannya, Krypto, diracun oleh Krem yang memegang satu-satunya penawar racun tersebut.
Film berdurasi 108 menit yang diproduksi oleh DC Studios, Troll Court Entertainment, dan The Safran Company ini memiliki plot yang jauh lebih sederhana jika dibandingkan dengan film Superman. Penonton dapat dengan mudah memahami keputusan tokoh utama berkat eksposisi yang jelas dari kilas balik masa lalu Kara. Berbeda dengan Kal-El yang tidak mengenal tanah kelahirannya, Kara sempat tumbuh bersama kedua orang tuanya sebelum planet mereka hancur. Rasa bersalah yang menghantui Kara seumur hidup menjadikannya sosok yang tertutup dan ugal-ugalan.
Desain produksi yang kurang megah membuat film ini terasa seperti tayangan untuk platform streaming dan kurang memberikan kesan megah di bioskop. Meski demikian, penampilan emosional Milly Alcock sebagai tokoh utama dinilai menjadi penyelamat yang membuat film rilisan 26 Juni ini tetap layak disaksikan.