Meta Meluncurkan Layanan Langganan Berbayar Meta One di Berbagai Aplikasi

Share

Meta resmi meluncurkan paket langganan berbayar bernama Meta One serta lini Plus untuk aplikasi Facebook, Instagram, dan WhatsApp pada Rabu (27/5/2026). Langkah ini diambil oleh raksasa teknologi tersebut guna memperluas fitur premium dan layanan kecerdasan buatan (AI) di luar bisnis iklan digital tradisionalnya.

Dilansir dari Fox Business, paket Instagram Plus dan Facebook Plus dibanderol seharga 3,99 dolar AS per bulan, sedangkan WhatsApp Plus dipatok 2,99 dolar AS per bulan. Selain itu, Meta menguji coba langganan berbasis AI dengan harga paket 7,99 dolar AS dan 19,99 dolar AS per bulan yang akan diuji pertama kali di Singapura, Guatemala, dan Bolivia.

Layanan premium ini menawarkan fitur penyesuaian profil, kontrol cerita yang diperluas, serta wawasan audiens bagi kreator. Khusus untuk WhatsApp Plus, pengguna mendapatkan stiker premium, tema aplikasi, nada dering khusus, dan peningkatan kemampuan menyematkan obrolan.

Keputusan menyertakan WhatsApp ke dalam model berbayar ini memicu sorotan tajam karena dinilai melanggar komitmen historis pendiri WhatsApp pada tahun 2014. Berdasarkan laporan Ynetnews, Meta sebelumnya berjanji pada tahun 2016 bahwa aplikasi pesan privat tersebut akan tetap gratis selamanya tanpa biaya yang membebani pengguna.

Upaya diversifikasi ini dilakukan di tengah ketergantungan besar Meta terhadap sektor periklanan digital yang menyumbang hampir 98 persen dari pendapatan kuartal pertama sebesar 56,3 miliar dolar AS. Berdasarkan laporan CNBC, Meta berulang kali gagal mencari keuntungan di luar iklan, seperti kegagalan perangkat Portal TV, penutupan Workplace, dan kerugian operasional unit Reality Labs yang mencapai 80 miliar dolar AS.

Meski menghadapi tantangan berat dalam membangun bisnis non-iklan, analis dari Wolfe Research memproyeksikan layanan langganan ini dapat menyumbang hingga 3 miliar dolar AS untuk total pendapatan Meta pada tahun 2027 dan berpotensi tumbuh menjadi 16 billion dolar AS pada tahun 2030.

"It is hard enough to succeed in one business, let alone two," ujar Max Willens, seorang analis dari Emarketer.

Willens menambahkan bahwa dorongan langganan ini bisa saja berhasil jika dipandang sebagai alat bantu untuk periklanan online, bukan lini bisnis yang sepenuhnya baru. Melalui strategi ini, Meta berupaya menjaga keterikatan pengguna lebih lama di dalam ekosistem aplikasinya.

"We’re starting to roll out Facebook Plus, Instagram Plus, WhatsApp Plus with enhanced features that our community already loves," kata Naomi Gleit, Head of Product Meta.

Gleit menjelaskan bahwa Meta One nantinya akan menjadi wadah tunggal yang menyatukan seluruh layanan langganan Meta di berbagai aplikasi.

"We’re also testing new subscription plans that offer premium features for those who want to unlock more from our apps and AI glasses," ujar Naomi Gleit, Head of Product Meta.

Gleit juga menggambarkan peluncuran ini sebagai awal dari rencana jangka panjang Meta untuk memperkenalkan fitur-fitur tambahan lainnya secara bertahap kepada pengguna.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author