Meta Luncurkan Agen AI untuk Dukung UMKM dan Bisnis Besar di Indonesia
Meta meluncurkan agen kecerdasan buatan (AI) yang dinamai Meta Business Agent untuk membantu UMKM dan bisnis besar dalam menjalankan tugas administrasi dan layanan pelanggan secara nonstop.
Prediksi Meta menyebutkan perdagangan berbasis agen AI bisa mencapai USD 3-5 triliun pada 2030 karena adopsi agen AI sebagai admin dan customer service meningkat di berbagai bisnis, demikian dilansir dari Detik iNET.
Ravi Garg, Director Enterprise Solution APAC Meta, menyatakan, "Dalam waktu dekat, setiap bisnis akan memiliki agen AI yang mewakili mereka. Dan tidak hanya itu, setiap orang di ruangan ini, dan miliaran orang di luar sana, juga akan memiliki agen AI yang bekerja untuk mereka."
Ia menambahkan, "Jadi ketika dua agen ini mulai saling terhubung satu sama lain, ini akan mengubah wajah dunia perdagangan. Ini akan mengubah bagaimana layanan kepada pelanggan diberikan."
Meta Business Agent dapat dilatih menggunakan riwayat percakapan dan katalog produk agar komunikasinya sesuai dengan cara brand berinteraksi dan dapat memberikan rekomendasi produk.
Sandhya Devanathan, Vice President India & Southeast Asia Meta, mengungkapkan bahwa pengguna WhatsApp di Indonesia sudah familiar dengan jawaban dari AI saat berinteraksi dengan akun bisnis.
"71% pengguna WhatsApp dewasa di Indonesia menghubungi akun bisnis setiap hari, dan 79% dari mereka mengaku menerima jawaban yang bermanfaat dari AI," ujar Sandhya.
"83% mengatakan agen AI memberikan apa yang mereka inginkan dengan lebih cepat. Jawaban yang lebih cepat, penyelesaian yang lebih cepat, kemajuan yang lebih cepat," sambungnya.
Menurut Sandhya, angka ini merupakan persentase tertinggi yang pernah tercatat secara global dalam survei yang dilakukan Meta.