Mesir Singkirkan Australia Lewat Adu Penalti di Piala Dunia 2026

Share

Timnas Mesir melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Australia lewat adu tendangan penalti dengan skor 4-2 di Stadion AT&T, Arlington, pada Jumat waktu setempat. Kedua tim bermain imbang 1-1 selama 120 menit setelah gol Emam Ashour pada menit ke-13 dibalas oleh gol bunuh diri bek Mesir, Mohamed Hany, pada menit ke-55. Kekalahan skuad asuhan Tony Popovic dipastikan setelah dua penendang penalti Australia, Harry Souttar dan Lucas Harrington, gagal menjalankan tugasnya dengan baik.

Gelandang Timnas Australia, Jackson Irvine, menyatakan kekecewaannya yang mendalam atas hasil pahit yang menimpa negaranya tersebut.

"Kalah lewat adu penalti itu menyakitkan," ungkap Irvine, dikutip dari laman resmi FIFA, Sabtu. Irvine tetap memberikan apresiasi tinggi kepada rekan-rekan setimnya yang berani menjadi eksekutor penalti setelah melalui laga yang sangat menguras fisik.

"Tetapi siapa pun yang memiliki keberanian untuk maju dan mengambil bola itu setelah bermain selama 120 menit atau berapa pun durasi pertandingannya, menunjukkan keteguhan hati yang luar biasa," sambung dia. Pemain tengah tersebut juga meminta publik agar tidak menyalahkan Souttar dan Harrington atas kegagalan mengeksekusi penalti.

"Saya berharap semua orang tetap mendukung mereka dan memberikan dukungan penuh. Sejak awal kami sudah mengatakan bahwa kami memiliki tim juara… kekuatan kami terletak pada tim ini," tutup Irvine. Catatan dari FIFA menunjukkan Australia sempat membuka peluang lewat tembakan Cristian Volpato yang mengenai mistar, serta Mesir yang mengancam via Omar Marmoush, Rami Rabia, dan Mohamed Salah. Hasil ini membuat Australia mengulangi kegagalan babak gugur seperti pada edisi Piala Dunia 2006 dan 2022.

Selanjutnya, Mesir dijadwalkan menghadapi pemenang laga antara Argentina dan Tanjung Verde di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, pada Selasa pukul 23.00 WIB.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author