Mendinginkan Ponsel Overheating di Kulkas Picu Kerusakan Fatal
Dilansir dari Detik iNET, kebiasaan memasukkan ponsel atau tablet ke dalam kulkas demi mengatasi panas berlebih (overheating) saat gelombang panas justru memicu kerusakan fatal pada komponen internal perangkat.
Pemilik toko reparasi di kota Wem, Inggris, Jamie Farnell, mengungkapkan kepada BBC bahwa tokonya dibanjiri pelanggan yang membawa gawai rusak akibat kelembapan internal.
Ia meyakini kerusakan massal ini dipicu tindakan konyol pengguna yang mendinginkan gawai di kulkas saat cuaca sedang terik.
Bahkan, sebuah iPad dilaporkan meledak di tokonya bulan lalu saat cuaca sangat panas. Perangkat tersebut dibawa oleh pemiliknya dalam kondisi baterai yang sudah membengkak.
Banyak orang menganggap memasukkan ponsel ke freezer adalah solusi cepat yang cerdas. Langkah ini kian populer setelah banyak video tips di media sosial menyebarkannya secara luas.
Padahal, trik mendinginkan perangkat di dalam kulkas sangat berisiko karena memicu terjadinya kondensasi. Saat gawai panas dimasukkan ke freezer, udara lembap di dalam ponsel akan mendingin secara mendadak.
Suhu yang turun di bawah titik embun menyebabkan uap air mengembun. Air tersebut kemudian menempel pada permukaan mesin, lubang pengisi daya, speaker, hingga masuk ke balik pelindung ponsel.
Dampaknya akan semakin buruk ketika ponsel yang dingin dikeluarkan kembali ke suhu ruangan yang hangat. Udara hangat akan langsung memicu terbentuknya embun baru di seluruh permukaan luar perangkat.
Air yang terperangkap di dalam komponen elektronik ini menjadi penyebab utama terjadinya korosi. Selain itu, kelembapan tersebut juga memicu hubungan arus pendek yang merusak mesin secara permanen.
Ancaman Thermal Shock dan Kerusakan Fisik
Selain masalah embun, gawai juga terancam mengalami fenomena thermal shock atau kejutan suhu. Perubahan suhu ekstrem secara mendadak memberikan tekanan fisik yang sangat besar pada komponen.
Tekanan ini dapat menyebabkan layar atau kaca belakang ponsel retak seketika. Kerusakan lain meliputi lepasnya perekat komponen internal serta kerusakan sel baterai akibat paparan suhu beku.
Mitos Serupa dengan Metode Merendam Beras
Farnell menilai fenomena memasukkan gawai ke kulkas ini mirip dengan mitos lama lainnya. Salah satunya adalah merendam ponsel yang basah ke dalam tumpukan beras.
Metode merendam beras dahulu populer saat ponsel masih menggunakan baterai yang bisa dilepas. Namun, cara ini terbukti tidak efektif karena beras tidak bisa menyerap cairan dari bagian dalam gawai yang rapat.
Alih-alih mengeringkan ponsel, serpihan debu halus dan pati dari beras justru berisiko masuk ke dalam port pengisian daya. Partikel kecil ini kemudian menyumbat lubang speaker gawai.
Solusi Aman Mendinginkan Ponsel dari Produsen
Perusahaan teknologi raksasa seperti Apple dan Samsung melarang keras tindakan ekstrem tersebut. Mereka menyarankan pengguna untuk mendinginkan ponsel yang mengalami overheating secara alami.
Langkah yang benar adalah mematikan layar, melepaskan casing pelindung, dan mematikan perangkat sementara waktu.
Letakkan gawai di lingkungan yang sejuk dengan sirkulasi udara baik serta terhindar dari paparan sinar matahari langsung.