Mendagri Ancam Tindak Tegas Calo Seleksi Sekolah Kedinasan 2026

Share

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengancam akan menindak tegas segala bentuk kecurangan dan praktik calo dalam proses seleksi penerimaan sekolah kedinasan tahun 2026. Penegasan tersebut disampaikan Tito saat memberikan kuliah umum kepada Praja IPDN pada Senin (27/7/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Tito menekankan bahwa dirinya berkomitmen penuh untuk memberantas praktik pungutan liar dalam penerimaan peserta didik baru di lingkungan instansinya.

"Mengenai hal itu saya sangat keras jika berkaitan dengan urusan bayar-membayar," kata Tito.

Sistem rekrutmen yang bersih dan transparan dinilai menjadi fondasi utama dalam membangun keberhasilan suatu instansi pemerintah. Langkah penindakan tanpa toleransi disiapkan demi menjaga integritas proses seleksi penerimaan Praja IPDN.

"Rekrutmen yang benar menyumbang 60% keberhasilan organisasi. Maka saya juga berusaha keras untuk IPDN tidak ada bayar-membayar, kalau ada pasti saya tindak tegas," ujar Tito.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui akun Instagram resminya @bkngoidofficial telah memastikan bahwa pendaftaran sekolah kedinasan 2026 bakal segera dibuka, meski jadwal resminya belum diumumkan.

Sejumlah instansi yang dipastikan membuka pendaftaran sekolah kedinasan 2026 antara lain Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Hukum, Badan Pusat Statistik, Badan Intelijen Negara, Badan Siber dan Sandi Negara, serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author