Meksiko Ungguli Ekuador pada Babak Pertama Piala Dunia 2026

Share

Tim nasional Meksiko berhasil memimpin dengan skor 2-0 atas Ekuador pada babak pertama pertandingan 32 besar Piala Dunia 2026 yang digelar di Estadio Azteca, Mexico City, pada Rabu, 1 Juli 2026 pagi WIB. Pertandingan ini sempat mengalami penundaan selama satu jam dari jadwal semula akibat badai hujan petir yang melanda area stadion sebelum akhirnya tim tuan rumah tampil dominan. Dua gol keunggulan Meksiko dicetak oleh Julian Quinones dan Raul Jimenez, yang sekaligus mencatatkan rekor baru bagi El Tri karena untuk pertama kalinya unggul lebih dari satu gol di babak pertama dalam sejarah 64 pertandingan mereka di Piala Dunia.

Sebelum laga dimulai, kapten Ekuador Enner Valencia memutuskan menyerahkan ban kapten kepada gelandang Chelsea, Moises Caicedo, untuk memimpin tim di sisa kompetisi.

"I remember that moment because it’s so special for me – now I want to motivate the other young players to keep doing the right things to achieve where I am," kata Caicedo, Gelandang Ekuador. Caicedo mengaku sangat mengagumi kompatriot seniornya tersebut sejak melihat penampilannya di Piala Dunia 2014.

"Now I’m playing alongside Enner Valencia in the national team after I watched him play in that World Cup. For me, he’s an idol; I’m learning a lot from him," ujar Caicedo, Gelandang Ekuador. Pemain berusia 24 tahun itu merasa sangat antusias bisa memimpin rekan-rekannya di panggung sebesar Piala Dunia.

"To be honest, I am so excited to be playing my second World Cup alongside him," kata Caicedo, Gelandang Ekuador. Di sisi lain, Federasi Sepak Bola Ekuador melayangkan protes resmi kepada FIFA terkait gangguan kebisingan massal dari suporter Meksiko di luar hotel tempat mereka menginap sebelum pertandingan. "Perilaku ini sangat jauh dari prinsip-prinsip fair play, kesetaraan, dan persatuan yang seharusnya direpresentasikan oleh Piala Dunia sepak bola," tulis Federasi Sepak Bola Ekuador dalam pernyataan resminya.

Kendati demikian, pihak Ekuador menegaskan komitmen mereka untuk tetap fokus memberikan perlawanan maksimal.

"Kami percaya bahwa tindakan tidak sportif ini tidak akan menodai perayaan sepak bola yang menyatukan dua negara bersaudara ini. Ekuador akan selalu memberikan respons di atas lapangan," tambah Federasi Sepak Bola Ekuador.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author